Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Berhasil Dalam Mengelola Keuangan

Renungan Ibadah Pemuda Remaja
Sabtu, 10 November 2018
Pembicara : Pdm. Muradi S

Banyak cara yang ditawarkan untuk mengelola keuangan yang diberikan oleh ahli-ahli keuangan.
Tetapi sebagai pengikut Kristus, ada beberapa cara mengelola keuangan menurut Firman Tuhan.

1. Cara Pertama adalah Mengembalikan Perpuluhan.

Maleakhi 3:7-12.
7 Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?” 8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! 9 Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! 10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. 11 Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. 12 Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

Kita mungkin bisa sangat pandai mencari uang, memiliki usaha yang baik atau pekerjaan yang baik. Tetapi janji Tuhan jika kita setia mengembalikan perpuluhan, bukan hanya curahan berkat yang kita terima, tetapi dijauhkan juga dari belalang pelahap yang melahap segala berkat kita.

2. Langkah ke 2, Hidup Rukun Bersama. 

Mazmur 133:1-3 
1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! 2 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. 3 Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Hidup dalam permusuhan, penuh kebencian dan amarah akan menghalangi segala berkat Tuhan.
Berdoa bersama, memuji Tuhan bersama akan memperkuat iman kita. Sehingga kita akan menjadi anak-anak yang siap menerima berkat Tuhan.
Tidak menghormati orang tua, tidak mengasihi sesama, ada perselisihan dan permusuhan membuat berkat Tuhan terhalang.

Ingat, anak muda harus menghormati orang tua. Mengasihi sesama dan menjauhi perselisihan. Pasti kita akan menikmati janji janji Tuhan

3. Langkah ke 3 adalah Mengendalikan Diri Dari Setiap Godaan Keinginan Daging.

Yakobus 1:14-15 
14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Setiap orang dicobai oleh keinginan dagingnya yang hanya untuk memuaskan keinginan jasmani. 
Keinginan mata, apa yang kelihatan indah dan baik menurut mata jasmani kita membuat kita tidak mampu mengendalikan diri.

1 Yohanes 2:16-17 
16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

4. Langkah ke 4 adalah Belajar Seperti Semut Yang : Tidak Boros, Rajin Menabung dan Rajin Bekerja.

Biarpun tidak ada yang memimpinnya, tidak ada yang mengaturnya tetapi dengan inisiatif sendiri, mengumpulkan roti pada musim panas, mengumpulkan makanan pada musim panen.
Biasanya kita jika waktu masa panen tiba, sedang banyak uang, lupa untuk menabung. 
Tetapi semut memberi contoh yang luar biasa. Mereka bisa dan disiplin menabung.

Amsal 6:6
Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: (7) biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, (8) ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. (9) Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? (10) “Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” (11) maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Renungan:
Mengatur keuangan supaya bisa menikmati janji Tuhan:
1. Mengembalikan Perpuluhan dengan setia
2. Hidup Rukun dengan semua orang, mulai dari keluarga di rumah.
3. Mengendalikan diri dari keinginan daging dan keinginan mata
4. Belajar seperti semut yang tidak boros, rajin menabung dan rajin bekerja.

Tuhan Yesus Memberkati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *