Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Pujian dan Penyembahan

Minggu, 28 Oktober 2018
Pembicara: Pdt. Wahyu Seharja

Mazmur 103:20 (TB)  Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.

Mazmur 134:1-3 (TB)  Nyanyian ziarah. Mari, pujilah TUHAN, hai semua hamba TUHAN, yang datang melayani di rumah TUHAN pada waktu malam. 
Angkatlah tanganmu ke tempat kudus dan pujilah TUHAN! 
Kiranya TUHAN yang menjadikan langit dan bumi, memberkati engkau dari Sion.

Malaikat – malaikat-Nya memuji Tuhan. Tuhan mau semua hamba-Nya memuji Tuhan.
Kita biasanya senang saat orang lain memuji kita. Sebaliknya kita tidak suka dicela atau dihina.
Demikian juga Tuhan, Dia sangat senang jika umat-Nya memuji Dia. Pujian yang kita persembahkan dengan benar, dengan sungguh dan dengan penuh suka cita akan membuat Tuhan merasa senang.
Untuk meninggikan nama Tuhan, selain berbuat baik dan melakukan perintah-Nya Tuhan juga sangat mengharapkan agar kita suka memuji Tuhan.
Pujian kepada Tuhan dengan selalu mengucapkan Tuhan baik karena kasih-Nya, Tuhan baik karena kuasa-Nya, Tuhan baik karena Dia adalah Raja yang akan membuat iman kita makin kuat. Karakter suka memuji akan terbentuk dalam hidup kita jika kita terbiasa memuji Tuhan dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus waktu kecil selalu dibawa ke Bait Allah, dibiasakan mendengar Firman Tuhan, dibiasakan untuk berdoa dan menyembah Tuhan.

Mazmur 150:1-6 (TB)  Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat! 
Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat! 
Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi! 
Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling! 
Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang! 
Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya! 

Raja Daud suka memuji Tuhan dalam segala keadaan karena jiwanya melekat kepada Tuhan. Daud sangat sering memuji Tuhan di dalam banyak masalah kehidupannya.
Di dalam segala keadaan, dan di dalam masalah apapun mari kita tetap memuji Tuhan, jangan mengucapkan kata yang sia – sia. Kekuatan dari Tuhan akan melimpah saat kita memuji Tuhan.

2 Tawarikh 20:1-4 (TB)  Setelah itu bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat bersama-sama sepasukan orang Meunim. 
Datanglah orang memberitahukan Yosafat: “Suatu laskar yang besar datang dari seberang Laut Asin, dari Edom, menyerang tuanku. Sekarang mereka di Hazezon-Tamar,” yakni En-Gedi.
Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. 
Dan Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan dari pada TUHAN. Mereka datang dari semua kota di Yehuda untuk mencari TUHAN. 

Dalam keadaan takut dan gentar Yosafat datang mencari Tuhan, bukan mencari kekuatan lain tetapi hanya mencari Tuhan.

2 Tawarikh 20:20-24 (TB)  Keesokan harinya pagi-pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: “Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!” 
Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” 
Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat TUHANlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.
Lalu bani Amon dan Moab berdiri menentang penduduk pegunungan Seir hendak menumpas dan memunahkan mereka. Segera sesudah mereka membinasakan penduduk Seir, mereka saling bunuh-membunuh.
Ketika orang Yehuda tiba di tempat peninjauan di padang gurun, mereka menengok ke tempat laskar itu. Tampaklah semua telah menjadi bangkai berhantaran di tanah, tidak ada yang terluput.

Hasil dari mencari Tuhan, menyanyi buat Tuhan, memuji dan menyembah Tuhan, maka kekuatan Tuhan dinyatakan. Musuh Yosafat dan bangsa Israel habis dipukul kalah oleh keperkasaan Tuhan.
Pujian dan penyembahan kepada Tuhan memberikan kemenangan.

Kuasa Tuhan dinyatakan secara luar biasa saat Paulus dan Silas dipenjara karena pelayan kepada Tuhan (Kis 16:19~40).

Mari kita nikmati kuasa Tuhan, mengalami pemulihan dan kemenangan dengan memuji Tuhan, menyembah Tuhan setiap waktu, setiap saat dalam keadaan apapun. Kuasa Allah yang Maha Dahsyat akan kita alami melalui pujian dan penyembahan yang sungguh, penyembahan dengan hati yang tertuju kepada Tuhan. Amin!

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *