Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Kehidupan Manusia Pilihan Allah

Khotbah Minggu, 15 Maret 2020
Pembicara : Pdm. Opir Manurung

1 Samuel 23:14-15
14 Maka Daud tinggal di padang gurun, di tempat-tempat perlindungan. Ia tinggal di pegunungan, di padang gurun Zif. Dan selama waktu itu Saul mencari dia, tetapi Allah tidak menyerahkan dia ke dalam tangannya.
15 Daud takut, karena Saul telah keluar dengan maksud mencabut nyawanya. Ketika Daud ada di padang gurun Zif di Koresa,

Daud sebagai raja pilihan Allah, raja yang diurapi Allah. Tetapi yang dialami oleh Daud adalah hidup penuh ketakutan karena dikejar-kejar Saul.

1 Samuel 23:13 Lalu bersiaplah Daud dan orang-orangnya, kira-kira enam ratus orang banyaknya, mereka keluar dari Kehila dan pergi ke mana saja mereka dapat pergi. Apabila kepada Saul diberitahukan, bahwa Daud telah meluputkan diri dari Kehila, maka tidak jadilah ia maju berperang.

Daud mengalami ketakutan karena nyawanya terancam.

Hal ini bukan karena kesalahan Daud. Tetapi keadaan ini diijinkan oleh Allah dengan maksud yang tidak mudah dimengerti.

Keluaran 13:17-18
17 Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab firman Allah: “Jangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir.” 
18 Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir.

Waktu bangsa Israel keluar Mesir, Allah tidak mereka tidak melalui jalan tercepat. Tetapi dibuat berputar-putar begitu jauh dan lama.

Sering kita mau cepat, instant, tidak suka menunggu.
Contoh dibawah ini,

Yohanes 11:2-6
2 Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. 
3 Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: “Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit.”
4 Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.”
5 Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus. 
6 Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada;

Maria dan Marta minta tolong kepada Tuhan Yesus untuk menyembuhkan Lazarus yang sedang sakit. Maunya Maria dan Marta adalah Tuhan Yesus langsung tolong menyembuhkan Lazarus.

Tetapi Yesus sengaja tinggal 2 hari ditempat di mana Ia berada. Sengaja menunda, bahkan Yesus bilang penyakit Lazarus tidak membawa kematian.

Ternyata waktu Tuhan dapat berbeda dengan waktu yang kita inginkan. Kita sering tidak mengerti akan waktu Tuhan.

1 Samuel 20:3 Tetapi Daud menjawab, katanya: “Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut.” 

Daud sudah begitu dekat dengan maut, hidup dalam masalah demi masalah dan penuh ketakutan.

Hal yang dialami Daud bisa saja dialami oleh kita saat ini. Daud berkata “hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut”

Walaupun demikian Tuhan ajarkan kita untuk tetap datang kepada Tuhan. Walaupun Saul terus mencari Daud untuk membunuh Daud tetapi lihat 1 Samuel 23:14, tetapi Allah tidak menyerahkan Daud ke dalam tangan Saul.

Memang ada kekuatan masalah, ada kekuatan pergumulan bahkan penyakit yang mengerikan, tetapi selama kita tetap dalam Tuhan, kekuatan Tuhan tidak akan melepaskan kita. Tuhan akan selalu menyertai dan menolong kita.

Ingat ayat ini ” tetapi Allah tidak menyerahkan Daud kepada Saul”. Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Tuhan tidak akan menyerahkan kita kepada kuasa kegelapan.

Jangan takut dan cemas. Jangan menyerah kepada keadaan. Mungkin kita diijinkan menghadapi persoalan, tetapi ingat selalu Tuhan akan menyertai kita.

Dengan sukacita tetap kita hampiri Tuhan, tetap datang Tuhan. Jangan takut, Tuhan memberkati kita semua!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *