Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Hati Sebagai Hamba

Khotbah Minggu, 08 Maret 2020
Pembicara : Pdt. Martin Winarto
 
 
Hari ini bertepatan dengan hari Perempuan Internasional,
maka dari itu pagi ini kita akan belajar dari seorang tokoh alkitab perempuan.
yaitu Rut, ia adalah seorang perempuan yang dipilih Tuhan dan memiliki hati sebagai hamba.
 
Rut 1:1-6 (TB) 
1 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.
2 Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.
3 Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya. 
4 Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya.
5 Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya.
6 Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka. 
 
Rut bukanlah dari bangsa Israel, ia adalah seorang perempuan dari bangsa Moab, tapi dia dipilih Tuhan dan dipakai Tuhan.
 
Rut 1:4
Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya.
 
Agar bisa mendapatkan makan, di Betlehem Rut bekerja di ladang untuk memungut bulir bulir jelai, sekalipun ia tidak menerima upah dan menempatkan dirinya ditempat paling rendah, ia tetap bekerja dengan baik dan memiliki hati hamba.
 
Kita perlu mengenal lebih lagi mengenai Rut, bahwa ia termaksud dari Silsilah Tuhan Yesus.
 
Matius 1:5-7, 16-17 (TB)  Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, 
Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, 
Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, 
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. 
Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
 
Setelah mengenal Rut, kita mau belajar mengapa ia bisa dipilih dan dipakai Tuhan, serta rahasia Rut agar memiliki hati sebagai hamba
 
1. Rut berani memilih
 
Rut 1:14-16 (TB)  Menangis pula mereka dengan suara keras, lalu Orpa mencium mertuanya itu minta diri, tetapi Rut tetap berpaut padanya.
Berkatalah Naomi: “Telah pulang iparmu kepada bangsanya dan kepada para allahnya; pulanglah mengikuti iparmu itu.”
Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; 
 
Ia diberikan pilihan,
untuk mengikuti ipar nya atau mengikuti Naomi.
dalam hal ini dengan tegas Rut memilih untuk ikut dengan Naomi, sesuatu hal yang baru bagi Rut. Ia mengikuti Naomi, menerima bangsa dan Allah Naomi.
 
Rut 1:17-18 (TB)  di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!”
Ketika Naomi melihat, bahwa Rut berkeras untuk ikut bersama-sama dengan dia, berhentilah ia berkata-kata kepadanya.
 
2. Hidup Benar
 
Rut 2:11-12 (TB)  Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. 
TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung.” 
 
setelah ia memilih, ia membuktikan komitmennya.
Hidup Rut tidak menyimpang ke kanan atau kekiri, ia menjaga hidup dan komitmennya hingga akhir. Dan pada akhir nya Tuhan membalas perbuatan Rut 
 
Tuhan pun juga mempunyai maksud dan rencana bagi setiap kita yang percaya, tidak memandang dari mana asal kita, sehebat apa jabatan kita. Tuhan mempunyai rencana yang indah melalui proses demi proses. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *