Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Tetap Setia Memuji Tuhan

Khotbah Minggu, 23 Februari 2020
Pembicara : Pdt Hezron Sibarani

Mazmur 103:1-5
1 Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! 
2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! 
3 Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, 
4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, 
5 Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali. 

Daud mengalami banyak beban berat dalam hidupnya. Tetapi itu tidak menghalangi dia untuk tetap memuji Tuhan, tetap memuliakan Tuhan di dalam segala keadaan.

Istri Ayub adalah contoh seorang yang tidak setia. Istri Ayub mendukung Ayub saat dalam keadaan senang dan keadaan normal. Tetapi waktu Ayub diuji dengan berbagai penyakit dan beban berat, istri Ayub menyuruh Ayub untuk mengutuki Tuhan dan bahkan meminta Ayub untuk mati setelah itu.

Mazmur 103:2, Daud berkata “Pujilah Tuhan hai jiwaku..” saat dia dalam keadaan berbeban sangat berat.

Banyak pengalaman Daud dalam memuji Tuhan yang membuat Daud bangkit lagi semangat hidupnya.

Daud tidak menunggu orang lain datang menguatkan dirinya, tetapi Daud menguatkan dirinya sendiri. “Hai jiwaku..tetap puji Tuhan..”

Orang yang suka memuji Tuhan dalam segala keadaan akan dipelihara hidupnya oleh Tuhan.
Jangan hanya memuji Tuhan waktu kehidupan senang, tetapi saat menghadapi masalah mulai menyalahkan Tuhan.

Daud tetap menguatkan dirinya saat menghadapi beban berat, Daud tetap terus memuji Tuhan.
Hal ini karena Daud tetap mengingat kebaikan Tuhan. Saat kita menyadari bahwa Tuhan itu baik dari dahulu, sekarang bahkan sampai selama hidup kita.

Mazmur 103 : 2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! 

Jangan lupakan kebaikan Tuhan. Ketika kita mengingat kebaikan Tuhan maka iman dan pengharapan kita akan bangkit lagi.

Mazmur 42: 6 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! 

Daud di ayat ini kembali mengatakan kepada jiwanya, menguatkan hatinya untuk tetap berharap kepada Tuhan. Karena kekuatan yang sesungguhnya hanya dari Tuhan. Daud yakin akan kekuatan kuasa Tuhan sehingga Daud yakin dia akan bersyukur karena menikmati pertolongan Tuhan.

Kita belajar dari kehidupan Daud untuk tetap semangat dalam setiap keadaan. Daud tetap menguatkan hatinya dalam keadaan kesesakan.

Masalah dan beban dikalahkan saat Daud memuji Tuhan.
Ingat kebaikan Tuhan, tetap kuatkan hati sehingga iman kita timbul dan kita akan makin yakin bahwa kita dapat mengalami kebaikan Tuhan.

Mazmur 62:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Daud. (62-2) Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. 

Saat masalah datang, kesesakan makin berat, jangan menjauh dari Tuhan. Tetap mendekat kepada Tuhan, bahkan makin mendekat kepada Tuhan. Makan kekuatan Tuhan akan kita alami.

Hanya dekat Allah saja aku tenang, kata Daud.

Daud dapat tetap memuji Tuhan dalam segala keadaan karena ada 4 hal yang dia lakukan:

1. Menyemangati dirinya tetap memuji Tuhan
2. Daud mendekat kepada Tuhan
3. Daud memiliki Roh Kudus dalam hidupnya.

1 Samuel 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama. 

Daud diurapi Samuel dan Roh Kudus berkuasa atas hidup Daud.

4. Daud yakin dalam pujian ada kuasa Tuhan.

1 Tawarikh 23:1-5
1 Setelah Daud menjadi tua dan lanjut umur, maka diangkatnya Salomo menjadi raja atas Israel. 
2 Ia mengumpulkan segala pembesar Israel, juga para imam dan orang-orang Lewi. 
3 Lalu dihitunglah orang-orang Lewi, yang berumur tiga puluh tahun ke atas, dan jumlah orang-orang mereka, dihitung satu demi satu, ada tiga puluh delapan ribu orang.
4 — “Dari orang-orang ini dua puluh empat ribu orang harus mengawasi pekerjaan di rumah TUHAN; enam ribu orang harus menjadi pengatur dan hakim; 
5 empat ribu orang menjadi penunggu pintu gerbang; dan empat ribu orang menjadi pemuji TUHAN dengan alat-alat musik yang telah kubuat untuk melagukan puji-pujian,” kata Daud. 

Saat Salomo di angkat jadi raja dan mulai membangun Bait Allah, Daud menunjuk 4000 orang untuk secara khusus mendukung dalam pujian dan penyembahan.

Mari kita tetap memuji Tuhan dalam segala keadaan. Kita percaya kuasa dan mujizat Tuhan yang ajaib akan kita nikmati.

Tuhan Yesus memberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *