Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Sikap Hidup Yang Berkenan

Khotbah Minggu, 19 Januari 2020

Pembicara : Pdm. Muradi S

Ini adalah minggu ke tiga di bulan Januari dan minggu yang ke tiga di tahun 2020. Kita sungguh beruntung kalau kita boleh memulai minggu-minggu pertama dengan beribadah di Rumah Tuhan.

Di hari minggu pertama pada bulan Januari Firman Tuhan berbicara mengenai beberapa hal yang harus kita siapkan dalam menyambut tahun 2020. Ada 3 D, yaitu:

  1. Dahsyat, Allah yang kita sembah adalah Allah yang Dahsyat artinya berkuasa penuh atas dunia ini dan segala isinya bahkan atas seluruh hidup kita.
  2. Datang. Tuhan mau kita selalu Datang kepada Tuhan dan tidak mengandalkan manusia.
  3. Dekat. Artinya selalu tinggal di dekat Tuhan bahkan di dalam Tuhan dalam setiap kehidupan kita. Lihat catatan nya disini

Hari ini kita mau melanjutkan renungan kita mengenai sikap hidup kita agar dapat selalu berkenan kepada Tuhan.

  1. BERSERAH

Yesaya 55: 55:8 Sebab rancangan-Ku p  bukanlah rancanganmu 4 , dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, q  demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, r  demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. s  55:10 Sebab seperti hujan t dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, u memberikan benih v  kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, w  55:11 demikianlah firman-Ku x  yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia 5 , y  tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil z  dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Ini adalah bagian pertama dari renungan kita. Tuhan berfirman melalui nabi Yesaya dengan mengatakan bahwa rancangan Tuhan bukan rancangan manusia, lalu ayat 9 menegaskan bahwa seperti tingginya langit dari bumi demikianlah tingginya jalan Tuhan dengan jalan manusia.

Ada perbedaan yang jauh antara rancangan manusia dan rancangan Tuhan bahkan digambarkan dengan jauhnya langit dari bumi. Jarak bumi ke bulan sekitar 400.000 km, jarak bumi ke matahari sekitar 150 juta km (Wikipedia). Jadi jarak yang sangat jauh antara langit dan bumi.

Rancangan manusia walaupun begitu hebat, begitu canggih tetap bukanlah rancangan Tuhan.

Di ayat 11 dikatakan bahwa Firman Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia tetapi akan pasti terjadi.

Ayat-ayat ini kembali menegaskan kedaulatan Tuhan atas hidup kita, atas waktu kita, atas semua hal dalam kehidupan kita. Apa yang Tuhan rancangkan, apa yang Tuhan mau itu pasti terjadi.

Hal pertama dari renungan kita hari ini adalah mari kita Berserah selalu kepada kehendak Tuhan. Walaupun kelihatannya pahit dan berat, mungkin tidak sesuai dengan apa yang sudah kita rancangkan, tetapi rancangan Tuhan pasti yang akan terjadi, dan itu pasti yang terbaik buat hidup kita.

  1. BERTOBAT

Yoel 2:12 “Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah h  kepada-Ku dengan segenap hatimu, i  dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.” 2:13 Koyakkanlah hatimu 2  j  dan jangan pakaianmu, k  berbaliklah l  kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, m  panjang sabar dan berlimpah kasih setia, n  dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. o  2:14 Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik p  dan menyesal, q  dan ditinggalkan-Nya berkat, r  menjadi korban sajian dan korban curahan s  bagi TUHAN, Allahmu

Tuhan pakai nabi Yoel untuk mengingatkan bangsa Israel untuk meninggalkan segala perbuatan-perbuatan jahatnya.  Tuhan mau bangsa Israel sungguh-sungguh bertobat dengan hati bukan hanya kelihatannya saja bertobat. Mengapa Tuhan mau bangsa Israel bertobat dan berbalik dari segala perbuatan jahatnya dan ikut Tuhan dengan benar?

Yoel 2:18 TUHAN menjadi cemburu g  karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan h  kepada umat-Nya 4 2:19 TUHAN menjawab, kata-Nya kepada umat-Nya: “Sesungguhnya, Aku akan mengirim kepadamu gandum, anggur i  dan minyak, j  dan kamu akan kenyang k  memakannya; Aku tidak akan menyerahkan kamu lagi menjadi cela l  di antara bangsa-bangsa. 2:20 Yang datang dari utara m  itu akan Kujauhkan dari padamu, dan akan Kuusir ke suatu negeri kering dan tandus, barisan mukanya ke laut timur, dan barisan belakangnya ke laut barat, n  maka bau busuknya dan bau anyirnya o  akan naik, sebab ia telah melakukan perkara yang besar. 2:21 Jangan takut, p  hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, q sebab juga TUHAN telah melakukan perkara r  yang besar! 2:22 Jangan takut, hai binatang-binatang di padang, sebab tanah gembalaan di padang gurun menghijau, s  pohon menghasilkan buahnya, pohon ara t  dan pohon anggur u  memberi kekayaannya. v  2:23 Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah w  karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya,x  dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, y  hujan pada awal z  dan hujan pada akhir a  musim seperti dahulu. 2:24 Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan b  anggur c  dan minyak. 2:25 Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan d  habis oleh belalang e  pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku f  yang besar yang Kukirim ke antara kamu. 2:26 Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, g  dan kamu akan memuji-muji h  nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; i  dan umat-Ku tidak akan menjadi malu j  lagi 5  untuk selama-lamanya. 2:27 Kamu akan mengetahui k  bahwa Aku ini ada di antara orang Israel, dan bahwa Aku ini, TUHAN, l  adalah Allahmu dan tidak ada yang lain; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu m  lagi untuk selama-lamanya.”

Tuhan punya rencana indah untuk bangsa Israel. Tuhan mau memulihkan mereka bahkan memberkati dengan gandum, anggur dan minyak.

Tetapi itu tidak akan bisa terjadi kalau tidak ada pertobatan. Kita sering tidak sadar akan segala perbuatan-perbuatan kita yang tidak sesuai kehendak Tuhan. Sehingga dengan berbagai cara Tuhan menegur kita, mengingatkan kita atau malah Tuhan dapat menyentil kita supaya kita sadar dan berbalik dari perbuatan jahat kita.

Mari kita BERTOBAT, berbalik dari dari jalan-jalan kita sendiri menjadi hidup dalam jalan Tuhan. Jangan pernah paksa-paksa Tuhan dengan kemauan kita atau keinginan kita.

Tuhan sangat ingin memulihkan kita, memberkati kita dengan hal-hal yang luar biasa. Mari kita sungguh-sungguh BERTOBAT.

  1. BERDOA

Matius 21: 21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli c  di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja1  penukar uang d  dan bangku-bangku pedagang merpati e  21:13 dan berkata kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa 2 .f  Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun

Tuhan Yesus begitu marah dan mengobrak-abrik meja dan barang dagangan yang ada di Bait Allah. Mengapa Tuhan marah? Karena Rumah Nya berubah fungsi jadi sarang penyamun. Dalam terjemahan Bahasa Inggris disebut rumah pencuri atau rumah perampok.

Tubuh kita adalah bait Allah dan bukan milik kita sendiri karena sudah ditebus oleh pengorbanan Tuhan Yesus di atas salib.

Tetapi kita sering menggunakan tubuh kita hanya untuk kesenangan kita dan hal-hal lain yang tidak sesuai kehendak Tuhan. Jadi Tuhan pakai kata “Penyamun” atau pencuri atau perampok karena hidup kita tidak dipakai untuk “Rumah Doa”.

1 Korintus 6:19-20

6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait h Roh Kudus 2 yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya j telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu.

Yesaya 56 : 56:7 mereka akan Kubawa ke gunung-Ku b  yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku 3 . Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan c  mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.

Mari kita kembalikan hidup kita menjadi “Rumah Doa”. Tuhan bilang “Rumah Doa Ku”. Rumah Doa yang menjadi milik Tuhan.

Pagi, siang, malam, dalam keadaan susah, sakit, sehat atau dalam keadaan berlimpah, hidup kita yang adalah Rumah Tuhan atau Bait Allah harus kita pakai untuk menyenangkan Tuhan. Hidup kita menjadi Rumah Doa.

Jadi ada 3 hal yang hari ini kita pelajari dalam mempersiapkan diri kita agar dapat jalan sesuai kehendak Tuhan, agar hidup kita berkenan dimata Tuhan dan kita dapat selalu menikmati janji-janji Tuhan yang indah:

  1. BERSERAH, berserah penuh pada rancangan-Nya
  2. BERTOBAT, berbalik dari jalan-jalan yang tidak berkenan menjadi hidup yang berkenan kepada Tuhan
  3. BERDOA, pergunakan hidup kita menjadi “Rumah Doa”.

Tuhan pasti akan menyertai kita, Tuhan pasti akan memulihkan kita dan Tuhan pasti akan menuntun kita menuju hidup yang berkemenangan di tahun 2020. Tuhan Yesus memberkati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *