Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Menjadi Harta Kesayangan Tuhan

Khotbah Akhir Tahun.
Selasa, 31 Desember 2019
Pembicara : Pdt. Wahyu Seharja
Keluaran 19:3
3 Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: “Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel: 
4 Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku. 
5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
Tuhan berbicara mengenai harta kesayangan-Nya.
Di ayat 5 dikatakan harta kesayangan Tuhan adalah kita, jika kita mendengarkan Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dan berpegang pada perjanjian Tuhan.
Kalau kita adalah harta kesayangan Tuhan, Dia akan memelihara kita, bukan dipelihara dari masalah, karena masalah itu pasti akan selalu ada.
Bagaimana supaya kita menjadi harta kesayangan Tuhan?
1. Kita akan jadi harta kesayangan Tuhan kalau Firman Tuhan selalu ada dalam kehidupan kita.
Kita mungkin bisa berpikir mengapa Tuhan jauh dari hidup kita karena persoalan dan masalah yang kita hadapi.
Tuhan sekalipun tidak pernah tinggalkan kita dalam keadaan apapun kehidupan kita.
Sampai hari ini pun Tuhan selalu menyertai kita dan Dia akan selalu menemani kita
2. Langkah kedua supaya kita dapat menjadi harta kesayangan Tuhan adalah tetap berbuah
Yeremia 24:1-8
1 Lihatlah, TUHAN  memperlihatkan kepadaku dua keranjang buah ara berdiri di hadapan bait TUHAN. Hal itu terjadi sesudah Nebukadnezar, raja Babel, mengangkut ke dalam pembuangan Yekhonya bin Yoyakim, raja Yehuda, beserta para pemuka Yehuda, tukang dan pandai besi dari Yerusalem dan membawa mereka ke Babel. 
2 Keranjang yang satu berisi buah ara yang sangat baik seperti buah ara bungaran, tetapi keranjang yang lain berisi buah ara yang jelek, yang tak dapat dimakan karena jeleknya. 
3 Lalu berfirmanlah TUHAN
 kepadaku: “Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?” Maka jawabku: “Buah ara! Buah ara yang baik itu sangat baik, dan buah ara yang jelek, yang tak dapat dimakan karena jeleknya.”
4 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, bunyinya: 
5 “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sama seperti buah ara yang baik ini, demikianlah Aku akan memperhatikan untuk kebaikannya orang-orang Yehuda yang Kubawa dari tempat ini ke dalam pembuangan, ke negeri orang-orang Kasdim. 
6 Maka Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kebaikan mereka, dan Aku akan membawa mereka kembali ke negeri ini. Aku akan membangun mereka, bukan meruntuhkannya; Aku akan menanam, bukan mencabutnya. 
7 Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya.
8 Tetapi seperti buah ara yang jelek itu, yang tak dapat dimakan karena jeleknya – sungguh, beginilah firman TUHAN – demikianlah Aku akan memperlakukan Zedekia, raja Yehuda, beserta para pemukanya, dan sisa-sisa penduduk Yerusalem yang masih tinggal di negeri ini dan orang-orang yang menetap di negeri Mesir.
Tuhan mencontohkan bahwa orang percaya seperti keranjang kosong. Lalu ada yang diisi oleh buah ara manis atau diisi buah ara yang jelek.
Anak Tuhan harus berbuah manis. Keranjangnya diisi oleh buah ara yang manis, yang buahnya dapat dinikmati banyak orang. Sehingga nama Tuhan akan dipermuliakan melalui kehidupan kita yang berbuah manis.
Jangan sampai perbuatan kita, perkataan kita seperti buah ara yang jelek yang tidak dapat dimakan.
Kalau keranjang kita diisi buah ara yang manis, perbuatan dan perkataan baik yang kita lakukan, pasti Tuhan selalu menyertai kehidupan kita (ayat 5,6,7).
Biarlah kita dapat melakukan 2 hal ini yaitu:
1. Sungguh-sungguh mendengarkan Firman Tuhan dan melakukannya
2. Berbuah banyak dan manis
Kita akan menjadi harta kesayangan Tuhan. Dalam keadaan apapun Tuhan selalu pelihara dan menemani kita.
Kita siap menyambut tahun baru 2020 bersama Tuhan. Kita akan menjadi harta kesayangan Tuhan!
Selamat Tahun Baru 2020! Tuhan Yesus memberkati dan memberikan kekuatan baru setiap hari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *