Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang Bagian 2

Khotbah Minggu, 29 Desember 2019
Pembicara : Pdt. Wahyu Seharja

Untuk bisa bersahabat dengan sesama, bahkan dengan Tuhan, kita bisa belajar dari kisah Abraham.

1. Memiliki Kasih

Amsal 17:17 (TB)  Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Kita tidak akan bisa menjadi satu jika kita tidak memiliki kasih, karena Allah itu adalah kasih. Jika kita bisa saling mengasihi, maka Allah akan selalu ada di dalam kehidupan kita.

Yakobus 2:21-23 (TB) 
22 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”

Abraham adalah contoh orang yang mempunyai kasih, iman, pengharapan dan cinta kepada Allah nya.
Sehingga ia mau mengorbankan anak nya untuk dipersembahkan kepada Allah. Abraham memiliki kasih Agape, yaitu kasih yang mau berkorban.

2. Menjadi Sahabat Allah

2 Tawarikh 20:7-9 (TB) 
7 Bukankah Engkau Allah kami yang menghalau penduduk tanah ini dari depan umat-Mu Israel, dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selama-lamanya?
8. Lalu mereka mendiami tanah itu, dan mendirikan bagi-Mu tempat kudus untuk nama-Mu. Kata mereka:
9. Bila sesuatu malapetaka menimpa kami, yakni pedang, penghukuman, penyakit sampar atau kelaparan, kami akan berdiri di muka rumah ini, di hadapan-Mu, karena nama-Mu tinggal di dalam rumah ini. Dan kami akan berseru kepada-Mu di dalam kesesakan kami, sampai Engkau mendengar dan menyelamatkan kami.

Orang percaya yang memiliki iman dan bersahabat dengan Allah harus mempersembahkan hidupnya yang berkenan ke Tuhan dan mengikuti segala perintah-perintah-Nya.

Yohanes 15:12-14, 17 (TB) 
12. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
13. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
14. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
17. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”

Belajar untuk saling mengasihi satu sama lain agar kita bisa disebut sebagai sahabat Kristus.
Siapa yang mengasihi Aku, dia akan menuruti segala perintah Ku.
Iman tanpa perbuatan sama dengan nol. Disaat kita melakukan firman dengan tulus, maka Allah akan membalas segala perbuatan kita.

3. Jangan Bersahabat Dengan Dunia

Yakobus 4:4 (TB)  Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Memang pada dasar nya kita boleh bergaul dan berteman dengan siapa saja tanpa memandang ras dan status, tetapi jangan lah kita berlebur dengan sikap duniawi nya. Jangan lah kita bergaul, bersahabat dan berbaur dengan kelakuan nya, bahkan membuat kita terbawa arus duniawi yang membuat kita tidak berkenan lagi dihadapan Tuhan.

Kolose 3:5-9 (TB) 
5. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
6. semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
7. Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
8. Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
9. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, 

1 Petrus 1:22 (TB)  Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Jadi pada pagi hari ini kita belajar 3 hal untuk bisa menjadi sahabat bagi semua orang :

  1. Memiliki Kasih
  2. Menjadi Sahabat Allah
  3. Tidak Bersahabat Dengan Dunia

Betapa indah nya jika kita bisa saling mengasihi satu sama lain,
biarlah kita bisa saling bersaudara dan tidak berselisih dengan sesama kita, agar Tuhan pun juga mau bersahabat dengan kita. Amin

Baca juga Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang Bagian 1 disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *