Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Persiapan Hati Menyambut Natal

Khotbah Minggu, 15 Desember 2019
Pembicara : Pdt. Pieter Bow

Matius 3:1-6
1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: 
2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” 
3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata:
“Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun:
Persiapkanlah jalan untuk Tuhan,
luruskanlah jalan bagi-Nya.”
4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. 
5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. 
6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

Lukas 1:15-17
15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; 
16 ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, 
17 dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”

Pada Natal pertama, Yohanes dipakai Tuhan untuk mempersiapkan umat Tuhan untuk mempersiapkan hati untuk menyambut kedatangan-Nya.

Lukas 3:5 Setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan

Hati kita dipersiapkan supaya layak menyambut kedatangan-Nya. Hati yang masih berkelok-kelok, masih banyak menyimpang ke kiri dan ke kanan dibuat lurus agar dapat menyenangkan hati Tuhan.

Apa yang kita lakukan dalam hidup kita sehari-hari adalah untuk menyenangkan hati Tuhan.

Dalam menyongsong Natal ada 3 hal yang harus dilakukan:

1. Berdamai dengan Allah.
Artinya kita mohon ampun atas segala dosa yang kita lakukan dalam hidup kita. Bertobat dan berubah menjadi lebih sungguh-sungguh dihadapan Tuhan

Lukas 15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

1 Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan

Betapa pentingnya pertobatan untuk mempersiapkan hati kita menyambut Natal. Jika kita berdamai dengan-Nya, maka Ia sanggup untuk mencukupkan segala yang kita butuhkan.

2 Korintus 5: 19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Betapa pentingnya pengampunan dosa bagi kita, karena hanya yang menerima Yesus dan percaya akan ada namanya dalam buku kehidupan.

Wahyu 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

Lukas 10: 20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”

2. Berdamai dengan sesama manusia.
Perbaiki hubungan dengan sesama, dengan istri, dengan suami, dengan anak, dengan orang tua, dan dengan sesama.

Ibrani 12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan

1 Yohanes 4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

3. Berdamailah dengan diri sendiri.
Kita ini diciptakan Tuhan sangat unik dan spesial untuk tujuan yang baik. Apapun keadaan kita Tuhan menciptakan kita untuk sesuatu yang baik. Terimalah keadaan kita dengan penuh ucapan syukur.

1 Tesalonika 5:8 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Kalau kita suka mengucap syukur kita akan mengalami damai sejahtera.
Kita tidak perlu membandingkan kita dengan orang lain karena Tuhan menciptakan kita dengan baik.

3 hal ini kita praktek kan dan kita lakukan untuk mempersiapkan hati kita menyambut Natal.
Berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama dan berdamai dengan diri kita supaya kita dapat merayakan Natal dengan penuh kasih dan damai.

Tuhan memberkati kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *