Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Firman yang telah menjadi manusia

Khotbah Minggu, 26 Oktober 2019

Pembicara : Pdt. Wahyu Seharja

Yohanes 1:1 & 10-14
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 
10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 
11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 
13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Firman itu adalah Allah, artinya Firman Tuhan telah menjadi manusia dan diam di antara kita.

Tuhan Yesus adalah Firman Tuhan yang menjadi manusia. Tuhan Yesus yang adalah manusia sama seperti kita karena memang Firman-Nya menjadi manusia. Supaya semua yang mau percaya dan menerima Dia akan menerima keselamatan.

Sebagai manusia, Tuhan Yesus disebut juga sebagai Anak Allah.

Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Matius 17:1-9
1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. 
2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. 
3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. 
4 Kata Petrus kepada Yesus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” 
5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” 
6 Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan. 
7 Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: “Berdirilah, jangan takut!” 
8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri.
9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: “Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”

Di ayat-ayat ini menjelaskan peristiwa yang luar biasa yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah, yaitu Tuhan yang turun ke dunia menjadi manusia.

Yesus dimuliakan dan bertemu dengan Musa dan Elia, lalu dari awan terdengar suara; “Inilah Anakku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan”

Petrus, Yakobus dan Yohanes yang menyaksikan peristiwa itu tersungkur dan sangat ketakutan.

Peristiwa ini benar-benar menegaskan bahwa Allah menyatakan kuasa-Nya dan menyatakan Firman-Nya agar kita percaya kepada Tuhan Yesus yang adalah Allah yang turun ke dunia untuk diam diantara kita

Keluaran 19:5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi

Tuhan mau kita suka mendengarkan firman-Nya dan berpegang pada perjanjian Tuhan. Sesuai janji-Nya kita akan menjadi harta kesayangan Tuhan.

Keselamatan dan kabar baik yang diberitakan melalui kedatangan-Nya ke dunia menjadi manusia supaya kita anak-anak-Nya yang mau percaya mengalami keselamatan kekal.

Saat kita benar-benar percaya kepada Tuhan Yesus, hidup kita akan sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan. Orang-orang percaya akan sangat suka berdoa dan mengandalkan Tuhan.

Doa akan memberikan kita kekuatan yang luar biasa dan mengalami kuasa Allah.

Tuhan Yesus yang adalah manusia Dia mengajarkan bahkan Dia memberi contoh untuk tetap berdoa.

Perintah untuk memberitakan Injil

Matius 2816-20
16 Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. 
17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. 
18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 
19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 
20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Dan Tuhan sendiri ingin kita sebagai anak-anak-Nya yang percaya kepada-Nya untuk memberitakan Injil dan mengajarkan setiap orang untuk melakukan perintah-perintah-Nya.

Langit yang baru dan bumi yang baru

Wahyu 21:1-8
1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. 
2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. 
3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. 
4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.” 
6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 
7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. 
8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

Dalam ayat-ayat ini Tuhan menyatakan bahwa Dia adalah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir. Dia menyatakan kuasa dan janji-Nya.

Mari kita percaya bahwa Tuhan turun ke dunia menjadi manusia, Dia telah ada sebelum dunia dijadikan bahkan terus ada sampai kekal.

Percaya juga akan firman-Nya dan janji-janji-Nya. Hidup taat dan setia beribada kepada-Nya. Berdoa dalam segala keadaan dan mengandalkan Tuhan.

Yesus adalah Firman yang manjadi manusia untuk mengajarkan dan memberitakan kabar keselamatan dan juga menebus manusia dengan mati di salib di Golgota.

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *