Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Yesus Menjamah Kita

Khotbah Minggu, 06 Oktober 2019

Pembicara : Pdm. Muradi S

Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret

Markus 6:53-56

53 Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. 

54 Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. 

55 Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada. 

56 Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

 

Ayat-ayat ini memberikan kita suatu pelajaran berarti. Ayat 56 bagian terakhir dikatakan “Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh”

Kata “semua orang” artinya seluruhnya. Tidak ada satupun yang terlewati.

Satu orang disembuhkan, yang lainnya juga disembuhkan. 

Ayat ini mengatakan “semuanya”

Mengapa semua orang ini disembuhkan ?

Ayat 54 :  Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.

Mereka mengenal Yesus.

Lalu ayat 55 mengatakan mereka berlari-lari mencari Yesus. Mengapa berlari-lari? Bukan jalan saja? 

Berlari-lari menunjukan semangat. Mengapa mereka semangat ? Karena mengenal Yesus.

Mengapa kadang-kadang kita bisa hilang semangat untuk cari Yesus ?

Karena mulai lupa sama Tuhan Yesus. Tuhan Yesus yang sudah menolong kita dulu waktu dalam kesusahan. Tuhan Yesus yang sudah memberkati kita sampai seperti sekarang ini.

Kita lupa dan jadi tidak kenal.

Akibatnya, waktu ada pencobaan atau ujian kita jadi tidak lagi berlari-lari. Lemes, lunglai dan tak berdaya.

Jadi kita harus selalu mengenal Yesus. Kenal akan kasih-Nya, kenal akan kuasa-Nya yang ajaib, kenal akan segala berkat pertolongan-Nya yang tidak pernah habis-habisnya atas hidup kita.

Di ayat ke 56, “mereka memohon supaya diperkenankan untuk hanya menjamah jumbai jubah Yesus”

Mengapa tidak memohon sembuh saja langsung? 

Kata “menjamah” bahasa Inggrisnya ” to touch” yang berarti “menyentuh”

Bagaimana bisa menyentuh kalau kita tidak ada di dekat orang yang mau kita sentuh.

Permohonan mereka dapat berarti mereka minta diijinkan untuk ada di dekat Tuhan Yesus dan menikmati kuasa-Nya.

Suatu permohonan yang sangat indah. Bukan berkat yang mereka minta, tapi mereka minta menikmati di dekat Tuhan dan menikmati kuasa hadirat-Nya.

Mazmur 84 :11 Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. 

 

Kisah berikutnya adalah saat Tuhan Yesus menyembuhkan dua orang buta.

Yesus menyembuhkan mata dua orang buta

Matius 9:27-31

27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” 

28 Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” 

29 Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” 

30 Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini.” 

31 Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

 

Dari ayat-ayat ini ada dua orang buta menghampiri Tuhan Yesus dan dua-duanya disembuhkan.

 

Artinya Tuhan Yesus tidak menyembuhkan hanya satu saja, dan membiarkan yang satu lagi buta.

 

Sekali lagi Tuhan Yesus memberi contoh bahwa kasih-Nya adalah untuk semua orang.

 

Dia tidak membeda-bedakan.

 

Tapi di ayat-ayat ini dua orang buta disembuhkan sehingga bisa melihat lagi karena beberapa hal ini:

 

Ayat 27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” 

 

Dua-duanya disembuhkan, atau dua-duanya mengalami kuasa Tuhan karena dua-duanya mengikut Yesus, karena dua-duanya terus berseru kepada Yesus.

 

Lalu di ayat 28 Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” 

 

Mereka berdua menjawab ” Ya Tuhan, kami percaya..”

 

Semua orang disembuhkan, lalu dua orang buta dua-duanya dipulihkan karena mereka semua melakukan hal yang sama:

 

  1. Mengenal Tuhan, artinya jangan pernah melupakan Tuhan
  2. Berlari-lari mencari Tuhan, artinya selalu semangat mencari Tuhan
  3. Mereka menjamah jumbai jubah Yesus yang artinya mereka suka mendekat dengan Tuhan dan menikmati kuasa-Nya
  4. Mereka (2 orang buta) mengikut Yesus dan terus berseru atau terus berdoa.
  5. Mereka sama-sama percaya kepada Tuhan, percaya dan tidak ragu akan kuasa Tuhan

 

Selama kita semua jemaat Tuhan melakukan 5 hal ini, Tuhan tidak akan membeda-bedakan.

 

Semua kita akan disembuhkan, semua kita akan dipulihkan, semua kita tidak ada satupun yang terlewat, semua akan diberkati.

 

Waktu dua orang buta ditanya percayakah kamu? Dua-duanya percaya.

 

Semua kita yang percaya akan kuasa Tuhan pasti semua kita akan ditolong Tuhan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *