Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Nasehat Tuhan dalam Hidup Kita

Khotbah Minggu, 29 September 2019

Pembicara : Pdt. Wahyu Seharja

Semua orang dari berbagai usia selalu perlu nasehat. Firman Tuhan adalah nasehat buat kita semua agar hidup kita berkenan kepada Tuhan dan juga kepada manusia.

Tuhan Yesus sudah dinubuatkan sejak jaman nabi Yesaya bahwa Dia akan turun ke dunia untuk menjadi Tuhan dan Penasehat Ajaib.

Yesaya 9: 5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita;

lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Nasehat dari Tuhan dan para hamba-Nya berguna untuk membuat kita lebih baik. Tetapi sering kita tidak suka mendengar nasehat sehingga kita dapat menjadi salah jalan.

Amsal 12:15 Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri,

tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.

Orang bodoh menganggap jalannya sendiri sudah lurus, tetapi untuk menjadi bijak kita memerlukan nasehat terutama nasehat dari Firman Tuhan.

Kita perlu hikmat dari Tuhan supaya kita dapat berbicara yang benar, dan mengambil keputusan yang benar.

Nasihat supaya bersatu dan merendahkan diri seperti Kristus

Filipi 2:

1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 

2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 

3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 

4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 

5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 

6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 

7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 

8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 

9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 

10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 

11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Di dalam Kristus ada nasehat, nasehat yang mempersatukan, nasehat untuk rendah hati, nasehat untuk hidup benar.

Nasehat itu kita perlukan setiap saat, setiap hari dan Tuhan Yesus adalah sumber segala nasehat dalam kehidupan kita.

Nasehat sering kali kita abaikan, dan saat terjadi sesuatu yang tidak enak karena kita abaikan nasehat, baru kita mulai belajar menuruti nasehat itu.

Pada waktu nasehat Allah kita lakukan dengan benar, maka segala berkat Tuhan, segala sesuatu yang kita perlukan akan Tuhan berikan buat kita.

1 Petrus 5:

5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab:

“Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

Ayat-ayat ini adalah nasehat kepada anak-anak muda untuk menghormati orang yang lebih tua dan juga dinasehati supaya rendah hati.

Seringkali merasa lebih baik, lebih pandai, dan lebih kaya membuat kita menjadi sombong dan membuat kita tidak suka mendengar nasehat, apalagi nasehat dari Firman Tuhan.

Orang yang tidak suka nasehat terutama nasehat Firman Tuhan maka orang itu adalah orang yang bodoh. Banyak keputusan yang salah, banyak perkataan yang tidak benar dan orang itu akan banyak mengalami kegagalan.

Biarlah nasehat Tuhan, untuk rendah hati, untuk taat beribadah untuk menghormati orang tua akan membuat hidup kita semakin berkenan kepada Tuhan dan kepada sesama.

Tuhan Yesus memberkati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *