Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Memiliki Pikiran Kristus

Khotbah Minggu, 01 September 2019

Pembicara : Pdm. Muradi S

Pemberitahuan pertama tentang penderitaan Yesus dan syarat-syarat mengikut Dia

Matius 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem j  dan menanggung banyak penderitaan k dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, l  lalu dibunuh m  dan dibangkitkan n  pada hari ketiga. o  16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” 16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. p  Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” 16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya 5  dan mengikut Aku. q  16:25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. r  16:26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Dalam ayat-ayat ini Tuhan Yesus menunjukkan kemarahan-Nya kepada salah murid-Nya yang terdekat dengan Dia yaitu Petrus.

Tuhan Yesus berkata “Enyahlah Iblis..” Petrus disamakan dengan iblis. Suatu kata-kata yang keras bahkan kasar.  Tuhan Yesus yang mengajarkan ajaran-ajaran-Nya dengan kasih tetapi pada suatu titik bisa begitu marah-nya Dia.

Mengapa Tuhan Yesus begitu marah?

Karena Petrus memiliki pikiran yang berbeda dengan Tuhan Yesus.

Padahal Malaikat utusan Tuhan dalam penglihatan Rasul Yohanes di Pulau Patmos berkata kepada Yohanes:

Wahyu 22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat 6 ; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan v  dirinya!” 22:12 “Sesungguhnya Aku datang segera w  dan Aku membawa upah-Ku x  untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya 7 . y  22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, z  Yang Pertama dan Yang Terkemudian, a  Yang Awal dan Yang Akhir. b 

Karena Petrus adalah murid Yesus yang dikasihi Yesus. Kalau kita dikasihi Yesus saat kita hidup tidak sesuai dengan pikiran Yesus siap-siap ditegur oleh Tuhan.

Tuhan Yesus begitu marah saat murid-Nya Petrus berbeda jalan pikirannya dengan jalan pikiran Yesus karena dapat mengakibatkan beberapa hal:

  1. Mimiliki pikiran yang berbeda dengan Tuhan Yesus membuat kita gagal menikmati rencana Tuhan.

Matius 16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya 5 dan mengikut Aku.

Mari kita perhatikan 3 hal ini:

Menyangkal diri

Memikul Salib

Ikut Tuhan

Menyangkal diri berarti tidak fokus pada diri kita sendiri, tetapi fokus pada Tuhan, memikul salib artinya siap menanggung beban ujian yang dapat berupa ujian yang berat sehingga hidup kita sepenuhnya mengikuti Tuhan dalam segala hal.

Mazmur 37:5 Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Yeremia 29:11. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

  1. Memiliki pikiran yang berbeda dengan Tuhan Yesus  membuat kita dapat mudah jatuh dalam dosa.

            Pengujian dan pencobaan

Yakobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, t  sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan u  yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. v  1:13 Apabila seorang dicobai 5 , janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. 1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri 6 , w  karena ia diseret dan dipikat olehnya. 1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; x  dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Salib yang dibawa oleh Tuhan Yesus pada saat penyaliban-Nya itu sangat berat dan Dia dalam keadaan luka dan terhina. Jadi sudah pasti sangat berat. Tetapi Dia sama sekali tidak bersungut-sungut atau menyerah. Dia tetap pikul salib-Nya dan berjalan menuju tujuan utama Nya yaitu mati bagi kita orang-orang berdosa.

Salib atau ujian hidup akan terasa berat bahkan membuat kita selalu mengeluh dan protes kepada Tuhan kalau kita tidak memiliki pikiran yang sama dengan Tuhan.

Pikiran yang berbeda dengan pikiran Tuhan :

Yakobus 1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri 6 , w  karena ia diseret dan dipikat olehnya. 1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; x  dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Jadi karena 2 hal inilah Tuhan Yesus begitu marah kepada Petrus karena berbeda jalan pikirannya dengan pikiran Yesus.

  1. Tidak dapat menikmati rencana Tuhan yang Indah
  2. Jatuh dalam dosa

Bagaimana supaya kita memiliki pikiran Kristus?

  1. Firman Tuhan

Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari 2  dan empat puluh malam, x  akhirnya laparlah Yesus. 4:3 Lalu datanglah si pencoba y  itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, z  perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”

4:4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. a 

Manusia hidup dari roti dan Firman. Roti untuk tubuh jasmani dan Firman Tuhan untuk rohani.

Badan kita bisa sehat, kuat dan tambah besar. Tetapi tanpa Firman Tuhan rohani kita menjadi lemah. Saat rohani kita lemah, pikiran kita juga lemah sehingga kita dapat tergoda untuk berbeda jalan pikirannya dengan apa yang dipikirkan oleh Tuhan Yesus.

Hikmat Allah dan hikmat manusia

1 Korintus 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan h  bagi mereka yang akan binasa, i  tetapi bagi kita yang diselamatkan j pemberitaan itu adalah kekuatan Allah 7 . k  1:19 Karena ada tertulis: “Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.

  1. Dipimpin oleh Roh Kudus

Roma 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; s  mereka yang hidup menurut Roh 4 , memikirkan hal-hal yang dari Roh. t  8:6 Karena keinginan daging adalah maut, u  tetapi keinginan Roh adalah hidup v  dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, w  karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, x  tidak mungkin berkenan kepada Allah. 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, y  melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu 5 . z  Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, a  ia bukan milik Kristus.

Bagaimana supaya kita selalu dipimpin oleh Roh Kudus. Secara sederhana yaitu dengan melakukan Doa, Pujian dan Penyembahan

2 Tawarikh 5:11-14
11 Lalu para imam keluar dari tempat kudus. Para imam yang ada pada waktu itu semuanya telah menguduskan diri, lepas dari giliran rombongan masing-masing. 
12 Demikian pula para penyanyi orang Lewi semuanya hadir, yakni Asaf, Heman, Yedutun, beserta anak-anak dan saudara-saudaranya. Mereka berdiri di sebelah timur mezbah, berpakaian lenan halus dan dengan ceracap, gambus dan kecapinya, bersama-sama seratus dua puluh imam peniup nafiri. 
13 Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada TUHAN. Mereka menyaringkan suara dengan nafiri, ceracap dan alat-alat musik sambil memuji TUHAN dengan ucapan: “Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan, 
14 sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah

 

Tugas membangun Bait Suci adalah tugas yang sangat berat, apalagi dibebani kepada seorang muda yang bernama Salomo.
Daud selain mempersiapkan segala bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membangun Bait Suci itu, dia juga menyampaikan pesan penting yaitu mempersiapkan 38 ribu kaum Lewi yang diberi tugas untuk mengawasi, mengatur dan menjadi hakim, menjadi penunggu pintu dan terakhir 4000 orang ditugaskan secara khusus untuk memuji Tuhan secara terus menerus.

ini pekerjaan yang sepertinya tidak ada manfaatnya bagi proses pembangunan Bait Suci. Sementara orang-orang mengangkat batu, memotong kayu dan lain sebagainya tetapi 4000 orang Lewi ini hanya menyanyi pujian bagi Allah.

Supaya kita selalu memiliki pikiran yang sama dengan Tuhan Yesus, mari belajar melakukan 2 hal ini:

  1. Isi waktu hidup kita dengan Firman Tuhan
  2. Hidup dipimpin oleh Roh Kudus dengan Doa, Pujian dan Penyembahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *