Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Jangan Mencobai Tuhan

Khotbah Minggu, 25 Agustus 2019

Pembicara : Pdt. Hezron Sibarani

Israel sebagai suatu peringatan

1 Korintus 10:1-12

1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut. 

2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut. 

3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama 

4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus. 

5 Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.

6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, 

7 dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: “Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.” 

8 Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. 

9 Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular. 

10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. 

12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

Bangsa Israel dijanjikan akan menikmati suatu negeri indah yang berlimpah di Kanaan. Tetapi dalam perjalanan menuju negeri perjanjian, mereka mengalami hal-hal yang penuh penderitaan.

Karena hidup dalam proses penderitaan saat menuju tujuan negeri perjanjian, bangsa Israel melakukan dosa yang menyakiti hati Tuhan.

1 Korintus 10:8-10

8 Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. 

9 Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular. 

10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

Ada 3 dosa yang dilakukan oleh bangsa Israel saat menuju negeri perjanjian.

  1. Dosa Percabulan
  2. Mencobai Tuhan
  3. Bersungut-sungut

Ketiga dosa itu semuanya berakhir dengan kematian. Dosa, baik besar maupun kecil upahnya adalah maut.

Hari ini Firman Tuhan secara khusus membahas mengenai dosa mencobai Tuhan.

Mengapa kita tidak boleh mencobai Tuhan?

  1. Mencobai Tuhan itu datangnya dari iblis.

Tuhan Yesus saat memulai pelayanannya dicobai oleh iblis dan diminta untuk menjatuhkan diri dari bubungan Bait Allah, tetapi Tuhan Yesus berkata:

Matius 4:7 (TB) Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” 

  1. Mencobai Tuhan sama dengan menghina Tuhan.

Tuhan sangat tidak suka pada orang yang mencobai diri-Nya. Orang yang mencobai Tuhan sama dengan menista atau menghina Tuhan.

Bilangan 14: 11 TUHAN berfirman kepada Musa: “Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka! 

Bilangan 14: 22 Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku,

Perkataan kita dapat menyakiti hati Tuhan kalau kita meragukan kuasa Tuhan.

Keluaran 17:7 (TB) Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: “Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?” 

Mengapa tempat itu dikatakan Masa dan Meriba? Karena bangsa Israel bertengkar karena mengalami kesusahan air. Mereka mengucapkan perkataan yang menyakiti Tuhan saat mengalami kesulitan akan air.

Saat kesulitan menimpa, kita kadang bisa dengan mudah bersungut dan mengucapkan kata-kata yang menghina Tuhan.

Mencobai Tuhan sering kali tanpa kita sadari dengan mengucapkan kata-kata yang meragukan penyertaan Tuhan walaupun Tuhan sekalipun tidak pernah meninggalkan kita.

Jangan pernah menyalahkan Tuhan saat kita menghadapi persoalan dan kesulitan hidup. Tuhan tidak pernah tidak menepati janji-janji-Nya.

Ayub mengalami hal-hal yang sangat berat dalam hidupnya tetapi dia tidak pernah mengucapkan perkataan yang menghina Tuhan.

Karena emosi kita sering mengucapkan perkataan yang menghina Tuhan karena meragukan kekuasaan Tuhan. Ingat! Jangan mencobai Tuhan dengan perkataan yang dapat menghina Tuhan.

Bilangan 14: 22 Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku,

Bangsa Israel menghina Tuhan 10 kali sehingga Tuhan menghukum mereka.

Mazmur 78:18-19

18 (TB) Mereka mencobai Allah dalam hati mereka dengan meminta makanan menuruti nafsu mereka.  19 Mereka berkata terhadap Allah: “Sanggupkah Allah menyajikan hidangan di padang gurun?

Waktu berdoa sering kita merasa doa kita tidak didengar dan dijawab oleh Tuhan. Tetapi mengapa seolah-olah Tuhan tidak menjawab?

Karena kita hanya ingin memuaskan nafsu kedagingan kita.

Yakobus 4:3 (TB) Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Saat kita salah berdoa yaitu hanya untuk memuaskan hawa nafsu dan keinginan daging, doa kita tidak akan dijawab oleh Tuhan. Lalu karena tidak dijawab kita akan mengeluh dan bersungut dan mengeluarkan perkataan yang menghina Tuhan.

Lukas 10:40 (TB) sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

Marta pun mengucapkan hal- hal yang menyalahkan Tuhan karena salah meminta. Meminta sesuatu yang tidak sesuai kehendak Tuhan.

Jangan pernah meragukan kekuasaan Tuhan, jangan pernah meragukan bahwa Yesus adalah Tuhan yang memiliki kuasa.

Matius 28:17 (TB) Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. 

Setelah Tuhan Yesus bangkit dari kematian, murid-murid-Nya menyembah Dia, tetapi beberapa orang merasa ragu.

Matius 28:18 (TB) Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Tetapi Tuhan memberi kekuatan kepada mereka. Tuhan Yesus lah yang memiliki kuasa di sorga dan di bumi.

Dalam keadaan apapun kehidupan kita, dalam sesulit apapun kehidupan kita, jangan pernah meragukan Tuhan. Jangan sekali-kali mengucapkan perkataan yang meragukan Tuhan. Hal ini adalah mencobai Tuhan dan akan membuat Tuhan tidak berkenan kepada kita.

1 Korintus 10:9 (TB) Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular. 

Dipagut ular artinya dikuasai iblis. Imannya akan mati sehingga hidupnya semakin jauh dari Tuhan dan dikuasai iblis. Orang yang mati rohaninya tidak akan pernah bersyukur, tidak akan bisa taat, tidak akan pernah dapat sungguh-sungguh menyembah Tuhan.

Matius 12:37 (TB) Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.”

Jaga perkataan kita, perkataan kita dapat dibenarkan dan diberkati, tetapi karena perkataan yang salah dapat membuat kita dihukum.

Tetap percaya dan yakin kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang memiliki kuasa di sorga dan di bumi. Tuhan sanggup menolong kita, sanggup memulihkan bahkan memberkati kita!

Catatan tambahan mengenai salib:

Galatia 3:13 (TB) Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” 

Efesus 1:7 (TB) Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, 

Salib berbicara mengenai penebusan. Bukan salib secara fisik tetapi salib dalam iman yaitu iman percaya akan penebusan dan pengampunan dosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *