Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Talita Kum

Khotbah Minggu, 04 Agustus 2019

Pembicara : Pdm. Muradi S

Pada ibadah Doa Jumat lalu, Firman Tuhan menjelaskan mengenai ucapan Yesus yang mengatakan bahwa Dia adalah Tuhan. Pesan Firman Tuhan di ibadah Doa adalah jangan kita mudah disesatkan oleh pengajaran dunia yang dapat membuat kita bingung dan tersesat.

Filipus salah satu pengikut Yesus mengalami hal yang sama. Dia juga bingung mengenai siapa Yesus itu.

Rumah Bapa

Yohanes 14:1 “Janganlah gelisah  hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 14:2 Di rumah Bapa-Ku  banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali  dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. 14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” 14:5 Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”

14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan  dan kebenaran  dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” 14:8 Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” 14:9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. 14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. 14:12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; 14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku , Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. 14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Filipus sudah ikut Tuhan Yesus lama, selalu bersama dengan Tuhan Yesus bahkan sudah menyaksikan banyak pekerjaan-pekerjaan Tuhan yang luar biasa. Tetapi dia masih mengalami kebingungan.

Yesus ditolak oleh orang Yahudi

Yohanes 10:22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin. 10:23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.  10:24 Maka orang-orang Yahudi  mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang  kepada kami.” 10:25 Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, 10:26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku  dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, 10:28 dan Aku memberikan hidup  yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.  10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku,  lebih besar dari pada siapapun,  dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.” 10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. 10:32 Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?” 10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah

Kedua bagian ayat ini adalah sebagian dari pernyataan Tuhan Yesus menyatakan bahwa diri-Nya adalah Tuhan. Tetapi hal ini sangat sulit dimengerti oleh sebagian orang.

Mengapa sulit di mengerti ? Karena mereka bukan domba-domba-Nya Tuhan atau pengikut Tuhan atau murid Kristus.

Petrus waktu ditanya siapa Yesus, dengan tegas dia bilang  Yesus adalah Mesias atau Juruselamat, Anak Allah yang hidup.

Pengakuan Petrus

Matius 16:13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?”16:14 Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi. ” 16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” 16:16Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah  yang hidup!” 16:17 Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia  yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Petrus dapat mengakui Yesus sebagai Mesias dan Anak Allah karena ada kuasa Allah.

Jadi pesan dari Firman Tuhan Jumat lalu agar kita tidak mudah disesatkan oleh ajaran dunia yang membingungkan adalah benar.

Kita perlu sungguh-sungguh jadi murid Tuhan, yang mengikut Tuhan dengan setia.

Yohanes 14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan

Markus 5:21 Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,  5:22 datanglah seorang kepala  rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya 5:23 dan memohon dengan sangat kepada-Nya: “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup.” 5:24 Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.

Markus 5:35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: “Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?” 5:36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat:”Jangan takut, percaya saja !” 5:37 Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus. 5:38 Mereka tiba di rumah kepala  rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring. 5:39 Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: “Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!” 5:40 Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu. 5:41 Lalu dipegang-Nya tangan  anak itu, kata-Nya: “Talita kum,” yang berarti: “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!” 5:42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub. 5:43 Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu,  lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.

Ada satu kalimat yang luar biasa yang Tuhan Yesus ucapkan yaitu : “ Talita kum” yang berarti “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”

Setelah kalimat itu selesai diucapkan oleh Tuhan Yesus, apa yang terjadi? Seketika itu juga, atau dengan kata lain pada waktu itu juga anak yang sudah mati itu bangkit berdiri dan berjalan.

Mengapa perkataan “Talita kum” menjadi sangat berkuasa? Pertama karena diucapkan oleh Tuhan Yesus yang adalah Tuhan dan Bapa kita yang memiliki segala kuasa baik di surga maupun di bumi. Tetapi kuasa itu juga bisa terjadi karena ada 2 hal lain yaitu:

Markus 5:21 Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,  5:22 datanglah seorang kepala  rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya

Yairus adalah kepala rumah ibadat. Suatu jabatan yang dihormati oleh orang Yahudi. Tetapi dia sujud di hadapan Tuhan dan memohon kepada Yesus.

Yairus terus mengikuti Tuhan dan terus memohon kepada Yesus agar anaknya disembuhkan.

Hal pertama adalah Sikap Rendah Hati.

Mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan. Bila seorang dalam posisi tinggi, banyak harta, dan selalu dihormati orang pasti akan sangat sulit untuk memiliki sikap rendah hati.

Tetapi dalam keadaan kekurangan atau biasa pun tetap sulit untuk rendah hati.

Suami istri dapat bertengkar hebat, karena tidak ada rendah hati.

Matius 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku,  karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Tuhan Yesus mengajarkan rendah hati. Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Tanpa ada kerendahan hati dari Yairus, mungkin perkataan Talita kum tidak akan keluar dari mulut Tuhan Yesus dan anak perempuannya yang mati akan tetap mati.

Matius 5:36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: “Jangan takut, percaya saja !”

Hal yang kedua yang membuat Talita kum keluar dari mulut Tuhan Yesus dan mujizat kebangkitan terjadi adalah karena ayat 36 ini.  Waktu orang banyak bilang tidak mungkin, percuma karena anaknya sudah mati. Tuhan Yesus bilang ”jangan takut, percaya saja.”

Pertama Rendah Hati, yang kedua adalah tetap percaya.

Waktu khotbah bagus kita bisa mudah percaya. Waktu baca ayat Alkitab yang sesuai keinginan kita, maka kita akan langsung percaya. Tetapi waktu menghadapi ujian, cobaan yang berat bahkan semakin berat. Ditambah perkataan orang sekitar, hal itu mungkin dapat membuat iman kita menjadi lemah.

Ingat Tuhan Yesus berkata ”Jangan hiraukan perkataan mereka, Jangan takut, Percaya saja.”

Rendah Hati dan terus tetap percaya yang akan menuntun kita kepada ”Talita kum”

Hal yang luar biasa terjadi.

Ada 3 hal yang hari ini kita pelajari:

  1. Percaya dan jangan bimbang bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita
  2. Rendah Hati
  3. Jangan Takut dan Tetap Percaya

3 hal ini kalau kita terapkan dalam hidup kita akan membawa kita kepada pengalaman-pengalaman yang luar biasa bersama Tuhan Yesus.

Tuhan memberkati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *