Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Salomo, Berkat Melimpah dan Hukuman Tuhan

Khotbah Minggu, 03 Februari 2019

Pembicara : Pdm. Muradi S

 

Ringkasan kotbah sebelumnya:

2 Petrus 2:6 dan jikalau Allah membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, e  dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan f  untuk mereka yang hidup fasik g  di masa-masa kemudian, 2:7 tetapi Ia menyelamatkan Lot, h  orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang i  yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, — 2:8 sebab orang benar ini j  tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa

Abraham adalah orang benar, dan Alkitab juga mengatakan kalau Lot adalah orang benar juga. Tetapi Lot hidup dalam penderitaan.

Abraham menjadi bapa orang beriman, Lot gagal menyelamatkan kota Sodom dan Gomora, gagal menyelamatkan calon menantunya bahkan gagal menyelamatkan istrinya..

Apa perbedaannya?

Abraham hidup sungguh dalam Firman Tuhan, Persembahan dan Doa Syafaat

Lihat Tema Belajar Hidup Benar Bagian 2

 

Kali ini kita akan sama-sama belajar mengenai Salomo.

 

Salomo (bahasa Ibrani: שְׁלֹמֹה; bahasa Ibrani Standar: Šəlomo; bahasa Ibrani Tiberia: Šəlōmōh, bermakna “damai”; bahasa Arab: سليمان Sulaiman) adalah seorang putra raja Daud, yang kemudian menjadi raja ketiga kerajaan Israel setelah Saul dan Daud, ayahnya. Ibunya bernama Batsyeba (Wikipedia)

 

2 sam 12:24 Kemudian Daud menghibur hati Batsyeba, u  isterinya 7 ; ia menghampiri perempuan itu dan tidur dengan dia, dan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki, lalu Daud memberi nama Salomo v  kepada anak itu. TUHAN mengasihi anak ini 12:25 dan dengan perantaraan nabi Natan Ia menyuruh menamakan anak itu Yedija, w  oleh karena TUHAN.

 

      Abram diubah menjadi Abraham, menjadi bapa orang beriman

      Sarai diubah menjadi Sara, ibu orang beriman

      Yakub (penipu) diubah menjadi Israel, Allah

 

Apa yang spesial dari kisah Salomo ?

Kisah Keberhasilannya. Mengapa ia berhasil menjadi raja yang besar, sangat kaya, penuh hikmat sampai disegani bangsa2 lain.

 

1 Raja 10:23 Raja Salomo melebihi semua raja di bumi dalam hal kekayaan h  dan hikmat. i  10:24 Seluruh bumi berikhtiar menghadap Salomo untuk menyaksikan hikmat j  yang telah ditaruh Allah di dalam hatinya. 10:25 Mereka datang masing-masing membawa persembahannya, k  yakni barang-barang perak dan barang-barang emas, pakaian, senjata, rempah-rempah, kuda dan bagal, dan begitulah tahun demi tahun

 

Mengapa Salomo dari seorang anak muda yang biasa saja, bahkan sebelum Salomo  benar-benar menjadi raja, anak Daud dari istri yang lain yang bernama Adonia mengangkat dirinya menjadi raja, Salomo menjadi raja Israel yang besar yang sangat kaya dan berhasil.

 

  1.  2 sam 12:24 Kemudian Daud menghibur hati Batsyeba, u isterinya 7 ; ia menghampiri perempuan itu dan tidur dengan dia, dan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki, lalu Daud memberi nama Salomo v  kepada anak itu. TUHAN mengasihi anak ini 12:25 dan dengan perantaraan nabi Natan Ia menyuruh menamakan anak itu Yedija, w  oleh karena TUHAN.

 

Syarat pertama supaya kita bisa mengalami berkat seperti berkat raja Salomo adalah yakinlah bahwa Tuhan mengasihi kita.

 

Jika kita tidak yakin bahwa Tuhan mengasihi kita yang timbul adalah kekhawatiran, ketakutan dan iman yang makin lemah.

Kalau ada pertanyaan, saya sebagai orang Kristen yakin saya juga dikasihi Tuhan, tetapi mengapa hidup saya pas-pasan bahkan kekurangan?

Mazmur 86:15 Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.

 

Hal kekuatiran

Mat 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir 14  f  akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? 6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan g  oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? h  6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? i  6:28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, 6:29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun j  tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. 6:30 Jadi jika demikian Allah mendandani 15  rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya? k  6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. l  6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah m  dan kebenarannya 16 , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. n  6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

 

  1. Salomo mengasihi Tuhan, dia menunjukan kasihnya kepada Tuhan

 

1 Raja 3:3 Dan Salomo menunjukkan kasihnya s  kepada TUHAN dengan hidup t  menurut ketetapan-ketetapan u  Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan. v  3:4 Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon w  untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.

                                                                                                       

 

Bagaimana cara Salomo mengasihi Tuhan:

  1. Mempersembahkan Korban.

Salomo begitu setia memberikan korban persembahan kepada Allah. Mari kita selidiki hidup kita. Apakah hidup kita adalah hidup yang penuh penyembahan kepada Tuhan?

Salomo membangun Bait Allah dengan begitu indahnya. Salomo menunjukan kesungguhannya dalam membangun Bait Allah.

 

       2. Berkomunikasi dengan Tuhan

Allah menampakkan Diri-Nya kepada Salomo 2 kali :

* Pertama, ketika Salomo meminta hikmat, yaitu hati yang faham menimbang perkara agar dapat menghakimi Umat Israel ( 1 Raja 3:5 ).

* Kedua, ketika Salomo mendirikan Bait Suci (1 Raja 6:11-13 ). Pada dua kali penampakkan Diri-Nya kepada Salomo itu, Ia berfirman, “jika engkau hidup menurut segala ketetapanKu”, maka Tuhan menjanjikan ini dan itu kepadanya.

 

  1. Hidup menurut ketetapan Tuhan

      2. Mengutamakan hikmat daripada harta

 

1 Raja 3:5 Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri x  kepada Salomo dalam mimpi y  pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: “Mintalah z  apa yang hendak Kuberikan kepadamu.”

3:6 Lalu Salomo berkata: “Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, a  benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak b  yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini. 3:7 Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda c  dan belum berpengalaman. 3:8 Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, d  suatu umat yang besar, yang tidak terhitung e  dan tidak terkira banyaknya.

3:9 Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham 2  f  menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan g  antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup h  menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

3:10 Lalu adalah baik di mata Tuhan 3  bahwa Salomo meminta hal yang demikian. 3:11 Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: “Oleh karena engkau telah meminta i  hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian j  untuk memutuskan hukum,

3:12 maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu k  itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat l  dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau. 3:13 Dan juga apa yang tidak m  kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, n  sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti o  engkau di antara raja-raja.

3:14 Dan jika engkau hidup p  menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu. q 

 

Ada 3 hal yang dilakukan oleh Salomo:

  1. Dikasihi Tuhan
  2. Mengasihi Tuhan
  3. Mengutamakan hikmat daripada harta

 

Selain Keberhasilan Salomo menikmati berkat Tuhan yang luar biasa, Salomo juga harus mengalami kegagalan. Kerajaan nya harus terpecah pecah berantakan.

 

Salomo jatuh ke dalam penyembahan berhala

1 raja 11:1 Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan q  asing 1 . Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, r  Edom, Sidon dan Het, 11:2 padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada orang Israel: “Janganlah kamu bergaul s  dengan mereka 2  dan merekapun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka.” Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta. 11:3 Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; t  isteri-isterinya itu menarik u  hatinya dari pada TUHAN. 11:4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah v  lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut w  kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya 3 . 11:5 Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, x  dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom 4 , y  dewa kejijikan sembahan orang Amon, 11:6 dan Salomo melakukan apa yang jahat z  di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya. 11:7 Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, a  dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur b  Yerusalem dan bagi Molokh, c  dewa kejijikan sembahan bani Amon. 11:8 Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka. 11:9 Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri d  kepadanya, 11:10 dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya jangan mengikuti allah-allah lain, e  akan tetapi ia tidak berpegang pada yang diperintahkan f  TUHAN. 11:11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: “Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku g  yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan h  kerajaan itu dari padamu 5  dan akan memberikannya kepada hambamu. 11:12 Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, i  ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya. 11:13 Namun demikian, kerajaan itu tidak seluruhnya akan Kukoyakkan dari padanya, satu suku j  akan Kuberikan kepada anakmu oleh karena k  hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem yang telah Kupilih. l 

 

Pelajaran dari Kisah Salomo:

Tuhan sangat ingin memulihkan kehidupan kita, Dia rindu memberkati kita dengan berkat yang melimpah seperti Dia memberkati raja Salomo di awal masa pemerintahannya. Tuhan mau kita melakukan :

  1. Percaya kalau Tuhan mengasihi kita
  2. Belajar mengasihi Tuhan dengan mempersembahkan korban, berkomunikasi dengan Tuhan dan melakukan segala ketetapan-Nya
  3. Mengutamakan Hikmat Allah lebih daripada harta, lebih suka mengenal Allah daripada harta dunia

Salomo, diakhir masa hidupnya harus mengalami kegagalan. Bukan karena dia tidak lagi berhikmat, tetapi karena dia mulai tidak sepenuh hati datang kepada Tuhan.

Kiranya pelajaran dari raja Salomo ini membuat kita semakin hidup berkenan kepada Tuhan. Amin

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *