Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Di Merdekakan Untuk Menghasilkan Buah

Khotbah Minggu, 27 Januari 2019

Pembicara : Pdt. Pieter Bow

 

Arti dimerdekakan itu adalah dilepaskan dari keterikatan, sama seperti bangsa Indonesia yang dahulu dijajah lalu merdeka dan tidak pernah mau dijajah lagi.
 
Roma 6:22 (TB)  Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.
 
Kita orang berdosa, pernah menjadi hamba iblis lalu oleh karena pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib kita dimerdekakan sehingga tidak lagi menjadi hamba iblis tetapi menjadi hamba Tuhan.
 
Kita sudah diselamatkan dari bencana besar api neraka sehingga semua yang percaya pasti diselamatkan.
 
Yohanes 10:28 (TB)  dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
 
Roma 8:21 (TB)  tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
 
 
Pokok anggur yang benar
Yohanes 15:1-8 (TB)  “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
 
Yesus mengumpamakan diri-Nya sebagai pokok anggur, Allah Bapa sebagai penanam anggurnya dan kita manusia sebagai ranting-rantingnya. Buah itu melambangkan perbuatan-perbuatan baik kita.
 
Pokok anggur, tidak ada cabang perantara,  langsung ranting dan buahnya. Melambangkan seperti kita yang dapat berdoa langsung kepada Bapa
 
Matius 5:16 (TB)  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”
 
Perbuatan baik digambarkan sebagai buah baik yang dapat memuliakan Allah sebagai pengusaha anggurnya.
Buah yang manis, perbuatan baik kita dapat memuliakan Allah.
 
Perbuatan baik itu dapat dimulai dari keluarga. Istri tunduk kepada suami dan suami mengasihi istri. Juga anak dan orang tua sesuai Firman Tuhan.
 
Kolose 3:18-21 (TB)  Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. 
Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. 
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. 
Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya. 
 
Juga berbuat baik kepada semua orang. 
 
Ibrani 12:14 (TB)  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.
 
Bagaimana cara untuk berbuah banyak?
 
1. Supaya berbuah banyak kita harus tinggal di dalam Tuhan. Harus akrab dengan Tuhan Yesus. 
 
Yohanes 15:5 (TB)  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
 
2. “Dibersihkan oleh FirmanNya”.
 
Yohanes 15:2 (TB)  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
 
Oleh karena Firman Tuhan kita dijaga dari keinginan jahat, perkataan jahat, pikiran jahat.
 
Pada waktu beribadah kita mendengar Firman Tuhan kita akan terus dilawat oleh Firman Tuhan yang akan membersihkan hidup kita sehingga makin lama makin dekat dengan Tuhan.
 
3. Dipenuhi oleh Roh Kudus
 
1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  
 
Pada waktu manusia diciptakan Roh Tuhan dihembuskan kepada manusia. Tetapi karena dosa Roh ditarik dari manusia. Lalu oleh pengorbanan Tuhan Yesus manusia dikaruniakan Roh penghibur kita.
 
Kita akan berbuah banyak berbuah manis karena perbuatan baik dan sikap hidup kita sehingga nama Allah dipermuliakan. 
Amin.
 
 

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *