Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Hendaklah Pelitamu Tetap Menyala

Minggu, 2 Desember 2018
Pembicara : Pdt. Wahyu Seharja

Bila pelita kita selalu terisi dengan minyak, maka pelita itu akan tetap menyala.

Yesaya 48:18 (TB) Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,

Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, hal ini bisa disamakan dengan minyak dalam pelita.
Lalu berikutnya dikatakan dalam ayat ini maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, atau bisa disamakan dengan pelita yang terus menyala.

Kita selalu perlu Tuhan, perlu Firman-Nya dalam kehidupan kita, jangan sampai kita mengabaikan firman-Nya.
Jangan pernah membandingkan kehidupan kita dengan orang lain, lalu berfikir jika Tuhan itu tidak adil dan membuat kita menjadi lemah dan merasa jika Tuhan jauh dari hidup kita.

Tetapi ingat ukuran kita dalam hal damai sejahtera tidak sama dengan ukuran Tuhan.
Damai sejahtera dari Tuhan adalah jika kita bisa selalu menikmati jalan dan rencana yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita, dan yang pasti jalan Tuhan adalah jalan yang terbaik.

Pada saat marah karena suatu hal, kita bisa kehilangan damai sejahtera. Tetapi Firman Tuhan dapat membuat pelita kita tetap menyala sehingga damai sejahtera kita tetap seperti sungai yang tidak pernah kering.

Efesus 4:26 (TB) Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

Ayat ini mengajarkan kita agar selalu mengampuni dan tidak memendam dendam, membuat kita sadar dan berhenti marah sehingga damai sejahtera kita tetap seperti sungai yang tidak pernah kering dan seperti pelita yang terus menyala karena minyak yaitu Firman Tuhan yang selalu tersedia dalam hidup kita.

Amsal 4:18-19 (TB) Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. 
Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.

Di dalam kitab Amsal 14:18-19 ini ada 2 kelompok orang yaitu orang benar yang seperti cahaya fajar dan orang fasik yang seperti kegelapan.

Orang benar adalah orang yang seperti cahaya fajar yang pelitanya tetap menyala, yang memiliki damai sejahtera yang seperti sungai yang tidak pernah kering.
Hanya dengan kuasa Firman Tuhan dan tinggal dekat Tuhan membuat pelita kita tetap menyala. Membuat kita seperti cahaya fajar yang kian bertambah terang.

Mazmur 34:17-18 (TB) (17) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. 
(18) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. 

Kitab Mazmur 34:17-18 ini menggambarkan hubungan yang dekat antara Daud dan Tuhan. Dalam keadaan apapun Daud selalu berseru kepada Tuhan. Hal ini membuat pelita Daud tetap menyala dan damai sejateranya seperti sungai yang tidak pernah kering

Mazmur 37:25 (TB) Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; 

Mengapa Daud dapat menjadi orang benar ? Karena pelitanya memiliki minyak. Karena kehidupannya yang selalu dekat dengan Tuhan dan Firman-Nya.

Jadi mari kita jaga pelita ini agar tetap menyala dengan Firman Tuhan.
Jaga damai sejahtera kita seperti sungai yang tidak pernah kering dengan hidup dekat kepada-Nya setiap saat.
Menjadi orang benar karena kekuatan Firman Tuhan.

Mazmur 55:23 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

****

Keuntungan menjadi orang benar atau orang yang hidup dalam terang karena memperhatikan Firman Tuhan:
• Di ingat Tuhan selama lamanya.
• Di perhatikan Tuhan.

Mazmur 37 : 25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;

• Tidak dibiarkan goyah.

Mazmur 55-23 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

• Kita dipilih menjadi saksi untuk memberitakan kebaikan Tuhan.

Ingat, Tuhan tidak pernah tinggalkan umat kesayangan-Nya. Dia akan selalu memelihara dan menguatkan kita semua.
Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *