Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Menjadi Umat Pilihan Tuhan

Minggu, 25 November 2018
Pembicara : Pdm. Yong Atmaja

1 Petrus 2:9 (TB)  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

Dari begitu banyak penduduk di dunia, kita patut bersyukur karena kita termasuk orang-orang yang terpilih.
Kita bisa dipilih karena ada maksud dan tujuan Allah bagi kita.
Kita yang sudah dipilih ini adalah milik kepunyaan Allah, menjadi biji mata Allah, dan umat kesayangan Allah.
Karena kita ini kepunyaan Allah, maka kita harus tetap setia beribadah.

Tugas kita adalah memberitakan perbuatan-perbuatan Tuhan yang besar dalam kehidupan sehari-hari.
Tugas kita sebagai miliknya Tuhan harus terus memberitakan kabar baik dari Tuhan kepada banyak orang, sehingga semakin banyak orang yang diselamatkan.

Tuhan telah memanggil kita keluar dari kegelapan yang gelap kepada terang-Nya yang ajaib. Sehingga kita sebagai bangsa yang terpilih sangat bersyukur karena sudah berada di dalam terang keselamatan.

Jika sudah di dalam terang Tuhan, kita harus hidup berguna bagi Tuhan sehingga hidup kita menjadi berkat.
Berkat bagi kemuliaan Tuhan, menjadi berkat bagi keluarga dan rumah tangga, menjadi berkat bagi sesama saling mendoakan dan saling menasehati dalam kebenaran Tuhan.

Suami dan istri harus saling menasehati sesuai Firman Tuhan, sehingga menjadi keluarga yang berguna untuk kemuliaan Tuhan dan menjadi contoh yang baik bagi sekitarnya.

Sebagai umat pilihan Tuhan membuat kita hidup rukun, anak rukun dengan orang tua, suami rukun dengan istri, mantu dengan mertua, adik dengan kakak, rukun saling mengasihi dan saling menjadi berkat.

Renungan:
kita sangat beruntung karena telah dipilih dari begitu banyak orang, dan keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.
Kita harus mengucap syukur dan juga membuat hidup kita berguna dan menjadi berkat bagi kemuliaan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Amin

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *