Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Pembawa Kabar Baik

Renungan Biston,
Jumat, 09 November 2018
Pembicara : Sdr. Hadiyanto

Lukas 1:5-19 (TB)  Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. 
Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. 
Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. 
Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. 
Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. 
Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. 
Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. 
Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. 
Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. 
Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. 
Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; 
ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, 
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”  
Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.” 
Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. 

Ayat kunci:
Lukas 1:19 (TB)  Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. 

Malaikat Gabriel dipakai oleh Allah untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada Imam Zakharia. Imam Zakharia tidak percaya bahwa istrinya, Elizabeth akan melahirkan seorang anak laki-laki yang bernama Yohanes.

Malaikat Gabriel diutus untuk membawa kabar baik, bukan kabar jelek, kabar bohong, atau kabar ketakutan.

Kita juga harus siap dipakai untuk menjadi utusan pembawa kabar baik, kabar sukacita kepada sesama.

Lukas 4:18 (TB)  Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku. 

Baiklah kita sebagai anak Tuhan agar dapat menggunakan mulut kita untuk memberikan kekuatan kepada sesama, terutama kabar keselamatan kekal dalam Yesus.
Kabar baik bukan hanya kabar mengenai berkat-berkat jasmani, tetapi terutama kabar keselamatan dalam Yesus.

Yesaya 42:3 (TB)  Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. 

Tuhan Yesus dalam perkataan-Nya, selalu memberi kekuatan kepada umat-Nya.
Tuhan Yesus juga mau kita melakukan hal yang sama. Memberi kekuatan kepada yang lemah, menghibur bagi yang berduka sehingga hidup kita menjadi berkat.
Mari siap dipakai Tuhan untuk menjadi pembawa kabar baik bagi sesama, mulai dari hidup rumah tangga, sesama jemaat, dan tetangga kita.
Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *