Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Kehendak Tuhan Bagian ke 3

Minggu, 04 November 2018
Pembicara : Pdm. Muradi S

Ayat Pembuka:
Luk 1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu 8 .” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Sebagai ayat pembuka, ayat ini kembali mengajarkan kepada kita sikap berserah pada kemauan Tuhan dari Maria.
Kita akan renungkan lebih dalam lagi tentang kemauan Tuhan. Apa yang harus kita lakukan saat mengalami sesuatu yang terjadi karena kehendak Tuhan.

* Perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun anggur

Mat 20:1 “Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti u  seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya 1 . v 

 20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.

 20:3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.

20:4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi. 20:5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.

20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari? 20:7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.

20:8 Ketika hari malam w  tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.

20:9 Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar. 20:10 Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.

20:11 Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut x  kepada tuan itu, 20:12 katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas y  terik matahari.

20:13 Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, z  aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari?

20:14 Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.

20:15 Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? a 

20:16 Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir. b 

Tuhan kembali memberi perumpamaan tentang Kerajaan Allah. Kerajaan Allah  yang diumpamakan seperti seorang tuan yang mencari pekerja.

Diakhir perumpaan ini kelompok yang bekerja dari jam 5 pagi sampai jam 6 sore bersungut-sungut karena hanya menerima 1 dinar. Padahal mereka setuju untuk menerima 1 dinar seperti tertulis di ayat 2. Mereka bersungut-sungut karena orang lain yang bekerja dari jam 9, 12, jam 3 bahkan jam 5 menerima upah yang sama yaitu 1 dinar. Kelompok pertama yang bekerja dari jam 5 pagi merasa tidak adil orang yang bekerja lebih sebentar menerima sama yaitu 1 dinar.

Lalu di ayat 14 dan 15, Tuhan menjawab:

20:14 Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.

20:15 Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?

Mari kita perhatikan kata ”aku mau” dan ”aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku

Karena ini merupakan perumpamaan tentang Kerajaan Allah, maka kata ”aku mau” dan ”aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku” merupakan lambang dari Tuhan bebas melakukan kehendak-Nya.

Kitab Lukas 1:37  Sebab bagi Allah w  tidak ada yang mustahil.

” Allah bisa melakukan apapun yang Dia mau. Kata “Aku Bebas” artinya tidak ada suatu apapun di dunia ini yang dapat menggagalkan kemauan Tuhan.

Yes 55:10 Sebab seperti hujan t  dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, u memberikan benih v  kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, w  55:11 demikianlah firman-Ku x  yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia 5 , y  tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil z  dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Seperti hujan dan salju turun yang tidak akan kembali lagi ke langit  dalam bentuk hujan atau salju, demikian dengan Firman Tuhan, demikian juga dengan janji Tuhan, dengan keinginan Tuhan,  pasti akan terlaksana.

Yes 55:11, ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki dan akan berhasil dalam apa yang kusuruhkan kepadanya.

Ada 2 pertanyaan yang akan kita renungkan dari ayat-ayat tersebut..

1. Dari mana saya tahu kalau ini kehendak Tuhan atau bukan ?

Jawabannya..  Dari Firman Tuhan. Maria tahu itu kehendak Tuhan karena mendengar Firman Tuhan dari Malaikat Gabriel.. Nabi Yesaya menyampaikan Firman Tuhan tentang kehendak Tuhan. Makin kita sering membaca dan merenungkan Firman Tuhan, makin kita memahami kehendak Tuhan.

Juga dari sesuatu yang terjadi.  Maksudnya sesuatu bisa terjadi karena kehendak Allah atau karena seijin Allah. Kalau Dia tidak ijinkan pasti tidak akan terjadi.
Yes 55:11 ”..ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki dan akan berhasil dalam apa yang kusuruhkan kepadanya..”

2. Setelah tahu itu kehendak Allah, lalu apa yang harus kita lakukan ?

* Nyanyian pujian Maria

Luk 1:46 Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan, b  1:47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku 9 , c  1:48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. d Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, e  1:49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar f  kepadaku dan nama-Nya g  adalah kudus. 1:50 Dan rahmat-Nya turun-temurun h  atas orang yang takut akan Dia. 1:51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya i  dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; j  1:52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; k  1:53 Ia melimpahkan segala yang baik l  kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; 1:54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, m 1:55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya n  untuk selama-lamanya.” 1:56 Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Maria setelah mendengar kehendak Allah dinyatakan, dia berserah kepada kehendak-Nya.

Luk 1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu 8 .” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Maria bukan hanya dengan mulut saja berkata ”aku berserah kepada Tuhan” atau “ aku nurut aja sama yang Tuhan mau”..tetapi ia benar-benar berserah sehingga Maria bisa menaikan syukur dengan penuh iman seperti  dalam Lukas 1:46

Maria menikmati kekuatan iman, menikmati sukacita dan hati yang gembira seperti yang diucapkannya pada Luk 1:46-55, dia benar-benar dalam keadaan yang luar biasa berkobar-kobar dengan sukacita. Pada saat dia menaikan pujian ini, Maria belum melahirkan bayi Yesus yang akan menjadi Raja. Maria dalam keadaan bermasalah karena dia akan hamil padahal belum menikah.

Tetapi dengan berserah kepada kehendak Tuhan, dengan segenap hati, imannya menjadi kuat. Hatinya melimpah dengan ucapan syukur, hidupnya penuh keyakinan bahwa Tuhan akan melakukan perkara ajaib dalam hidupnya. Dan semua yang diimaninya terjadi sesuai kehendak Tuhan.

Mari kita nikmati dan syukuri apapun yang terjadi dalam hidup kita dengan penuh keyakinan bahwa rencana Tuhan tidak pernah gagal, kehendak-Nya pasti akan terjadi dan berhasil. Amin!

Lihat juga Tema Khotbah Kehendak Tuhan Pasti Terjadi
Bagian ke 1
Bagian ke 2

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *