Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Hidup Dalam Terang

Renungan Biston,
Jumat, 02 November 2018
Pembicara : Pdm. Muradi S

1 Tesalonika 5:1-11 (TB)  Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, 
karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.  
Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput.
Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. 
Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. 
Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. 
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,
yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. 

Ini adalah surat dari rasul Paulus kepada jemaat di Tesalonika.

Jika kita baca dari ayat-ayat di atas, maka ada 2 kelompok orang yang disebut oleh rasul Paulus.

1 Tesalonika 5:3 (TB)  Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput. 4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,

Kelompok pertama ada di ayat 3, disebut dengan panggilan “mereka”.

Kelompok kedua ada di ayat 4, disebut dengan kata “kamu”.

Apa yang menjadi perbedaan kedua kelompok itu?

Kelompok pertama
“mereka” disebut tidak luput dari kebinasaan yang datang-nya tiba-tiba. Mereka hidup dalam “malam” atau dalam kegelapan.
Pada malam hari mereka tidur. Tidur dari segala aktivitas yang menyenangkan Tuhan. Tidak menyembah Tuhan, tidak merenungkan Firman Tuhan, tidak melayani Tuhan.

Pada malam hari mereka mabuk, lambang dari perbuatan dosa. Hidup dalam dosa, terikat dalam dosa.

1 Tesalonika 5:7 (TB)  Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. 

Dan pada malam hari datang pencuri mengambil semua yang seharusnya menjadi milik kita. Kita kehilangan karena ada pencuri yang datang malam hari.

Sedangkan kelompok yang kedua adalah kelompok yang hidup di dalam terang siang hari.
Kelompok kedua

1 Tesalonika 5:6 (TB)  Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. 

Orang yang hidup dalam terang siang hari akan selalu sadar. Menyadari keadaan diri-nya, minta ampun akan segala kelemahan dan dosa-nya.

Berbajujirahkan iman dan kasih, walaupun dan apapun yang dihadapi tetap beriman, tetap percaya kepada Tuhan. Tetap memiliki kasih yang baik kepada sesama terutama kepada Tuhan.

Memiliki ketopong pengharapan keselamatan. Ketopong adalah alat untuk melihat jauh kedepan. Tanpa ketopong kita hanya melihat jarak yang dekat. Seolah masalah demi masalah terus datang, seolah hidup ini susah terus.

Tetapi dengan ketopong pengharapan keselamatan, kita bisa melihat jauh kedepan, sangat jauh kedepan. Dan melihat betapa baiknya Tuhan pada waktu-Nya.

Mari kita lanjutkan hidup kita sebagai anak-anak terang, sadar, tidak tidur dari melakukan perintah-Nya, tidak berhenti menyembah, beribadah kepada Tuhan, tidak mabuk atau berhenti berbuat dosa, berbajujirahkan iman dan kasih dan berketopong pengharapan keselamatan, melihat jauh kedepan akan kebaikan Tuhan, rencana Tuhan yang indah pada waktu-Nya. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *