Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Kehendak Tuhan Pasti Terjadi Dan Itu Yang Terbaik

Minggu, 21 Oktober 2018
Pembicara : Pdm. Muradi S

Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus
Luk 1:26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, 27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf j  dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. 28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai 6 , Tuhan menyertai engkau.” 29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. 30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, k  hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. l  31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. m  32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. n  Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, o  bapa leluhur-Nya, 33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya p  tidak akan berkesudahan. q 34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” 35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus 7  akan turun atasmu r  dan kuasa Allah Yang Mahatinggi s  akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, t  Anak Allah. u  36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki v  pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. 37 Sebab bagi Allah w  tidak ada yang mustahil.” 38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu 8 .” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

  • Maria adalah orang biasa. tetapi Tuhan memilih nya untuk dipakai karena Tuhan tahu kalau Maria pasti bersedia dipakai.

* Maria sangat terkejut akan berita dari malaikat. sesuatu yang luar biasa dan mustahil akan dia miliki. Tetapi malaikat menyampaikan pesan Tuhan kalau bagi Tuhan tidak ada yang mustahil kalau Tuhan sudah menghendakinya. Kalau Tuhan sudah rencanakan pasti terjadi. Tidak ada seorang pun yang bisa menggagalkan nya.

Mat 10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. 30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung d  semuanya.

  • Burung pipit yang tidak ada nilainya pun tidak akan jatuh kalau Tuhan tidak izinkan. Sama dengan kehidupan kita, apa pun yang terjadi dalam hidup kita, baik yang kelihatannya baik maupun yang kelihatannya tidak baik bisa terjadi karena Tuhan yang izinkan.

Selanjutnya kita juga belajar mengenai kekuasaan Tuhan dari perumpamaan di bawah ini,

 Perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun anggur
Mat 20:1 “Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti u  seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya 1 . v  2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.

3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar. 4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.

5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.

6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari? 7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.

8 Ketika hari malam w  tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.

9 Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.

10 Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga. 11 Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut x  kepada tuan itu,

12 katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas y  terik matahari.

13 Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, z  aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? 14 Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.

15 Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? a  16 Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir

  • Kelompok orang pertama dipakai oleh tuannya dari jam 5 pagi sampai selesai dengan upah yang mereka setuju yaitu 1 dinnar. Artinya upah 1 dinnar seharian penuh sudah sesuai dengan apa yang mereka mau.

Lalu tuan rumah mengajak kelompok orang lain yang masuk  jam 9, 12 dan jam 3 sore ikut bekerja dengan janji upah yang pantas.

Lalu tuan rumah mengajak kelompok orang lain yang masuk bekerja jam 5 sore tanpa menerima janji akan menerima upah apa pun.

Pada malamnya tuan rumah memberikan upah kepada semua yang sudah bekerja masing-masing 1 dinnar.

Secara sepintas kita melihat mengapa tuan rumah berlaku tidak adil, yang bekerja seharian penuh maupun yang bekerja lebih singkat semuanya mendapat 1 dinnar.

Kelompok orang yang bekerja dari jam 5 pagi menerima 1 dinnar, bukan sesuatu yang salah karena sudah sesuai dengan yang disepakati atau dengan kata lain mereka sudah menerima hak mereka sesuai yang dijanjikan.

Kelompok yang lain mereka menerima 1 dinnar juga bukan sesuatu yang salah karena tuan rumah punya hak untuk memberikan berapa pun yang dia mau.

Kelompok pertama bersungut-sungut karena mereka bukannya bersyukur atas apa yang mereka terima, tetapi malah melihat keberadaan orang lain.

Membandingkan berkat yang mereka terima dengan berkat yang orang lain terima sehingga mereka bersungut-sungut dan menganggap tuan rumah tidak adil.

Tuhan Yesus diawal mengatakan demikian, adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar  keluar mencari pekerja untuk kebun anggurnya.

Perumpaan yang seolah-olah menunjukan ketidakadilan ini disamakan dengan Kerajaan Sorga.

Apa Kerajaan Sorga itu penuh ketidakadilan?

Renungan:

  1. Tuhan Maha Adil, Dia selalu menepati janji-janji-Nya.
  2. Tuhan memiliki kuasa untuk melaksanakan keinginan-Nya. Seperti yang terjadi pada Maria, atau seperti yang terjadi pada kelompok orang yang bekerja dari jam 9,12, 3 atau jam 5 sore. Mereka siap dan mau dipakai oleh Tuhan tanpa fokus pada upah.
  3. Semua yang terjadi, hanya akan terjadi kalau Tuhan menghendaki.  Burung pipit yang tidak berharga tidak akan bisa jatuh kalau Tuhan tidak menghendakinya. Semua yang terjadi atas hidup kita memang benar-benar bisa terjadi karena izin Tuhan.  Kehendak-Nya pasti akan terjadi. Dan itu yang terbaik buat kita. Amin

Lihat juga Tema Khotbah Kehendak Tuhan Pasti Terjadi
Bagian 1
Bagian 3

3 Comments

Leave a Reply to Silvia Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *