Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Memperhatikan Firman Tuhan Dengan Teliti

Renungan Biston
Jumat, 19 Oktober 2018
Pembicara : Pdm. Yong Atmaja

Ibrani 2:1 (TB)  Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.

* Jika kita mendengar Firman Tuhan dengan teliti dan memperhatikan FirmanNya dengan lebih  sungguh akan membuat kita kuat dan tidak mudah terbawa arus.

Matius 21:18-19 (TB)  Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar. Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu. 

* Saat melihat pohon ara yang subur, daunnya segar dan banyak, tetapi pohon ara itu tidak ada buahnya. Tuhan Yesus kecewa melihat buah yang tidak ada, sehingga Tuhan Yesus berfirman bahwa pohon ara tidak berbuah lagi selamanya.
Firman Tuhan benar benar berkuasa sehingga pohon itu menjadi kering.

Lukas 13:6-9 (TB)  Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: “Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!”

* Pohon ara yang tidak berbuah, tetap diberi kesempatan. Tetapi saat kesempatan demi kesempatan terlewati dan tetap tidak berbuah, maka pohon ara itu akan ditebang.

Ingat agar selalu memperhatikan Firman Tuhan dengan teliti, agar kita tidak menjadi kecewa dan mengecewakan Tuhan karena ketidak tahuan kita akan Firman-Nya.

Matius 25:25-26 (TB)  Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam ?

Hamba itu menerima talenta tetapi tidak melaksanakannya. Sama hal nya dengan mendengar Firman tetapi tidak memperhatikan dan tidak melaksanakan.

Lukas 12:16-21 (TB)  Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.

Yehezkiel 18:4 (TB)  Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.

Renungan:
Mari kita memperhatikan Firman Tuhan dengan teliti.
Jangan seperti pohon ara yang tidak berbuah sehingga mengecewakan Tuhan. Firman Tuhan membuat kita kuat dan berbuah.
Jangan seperti hamba yang diberi satu talenta, tidak mau mendengar dan melakukan perintah tuannya. Sehingga dia menerima hukuman kekal.
Jiwa kita milik Tuhan, jangan mengecewakan Tuhan. Firman Tuhan membuat kita kuat, setia kepada Tuhan dan semakin kaya di dalam Tuhan.
Tuhan masih terus memberi kesempatan kepada kita, mari mulai hari ini kita selalu memperhatikan setiap Firman Tuhan sehingga kita dapat menghasilakan yang dikehendaki Tuhan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *