Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Bergaul Erat Dengan Tuhan

Renungan Ibadah Kaum Pria
Kamis, 18 Oktober 2018
Pembicara : Sdr. Hadiyanto

Kejadian 15:1-6 (TB)  Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” Abram menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.” Lagi kata Abram: “Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku.” Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: “Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.” Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”  Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.  

Dari ayat – ayat di atas dapat kita ketahui bahwa Abram dan Allah berbicara dengan akrabnya. Betapa indahnya jika kita dapat mengalami hal yang sama, bisa bergaul erat dengan Allah seperti Abram, dan karena kesehariannya yang selalu bergaul erat dengat Tuhan, berkomunikasi sangat intim dengan Tuhan, dan menjadi hambaNya yang sangat taat walaupun saat itu ia belum dikaruniai keturunan. Abram boleh menikmati janji Tuhan.

Roma 4:18-21 (TB)  Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu. Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Bergaul erat dengan Tuhan membuat Abram menikmati kekuatan yang luar biasa dari Tuhan.
Abram boleh dikuatkan imannya, tidak pernah berhenti menantikan janji Tuhan, dan tidak pernah berhenti berharap.

Mari kita tetap bergaul erat dengan Tuhan. Abram terus bercakap cakap dengan Tuhan. Imannya tidak menjadi lemah, bukan karena kekuatan sendiri, tetapi karena kekuatan dari Tuhan.

Biarlah kita juga memiliki sikap seperti Abram yang tidak pernah berhenti berharap kepada Tuhan, dan selalu bergaul erat dengan Tuhan, Agar Iman kita tetap kuat, tidak menjadi lemah dan boleh menikmati janji Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *