Pengumuman Jadwal Ibadah Selama Masa Transisi PSBB... Ibadah Minggu akan dilakukan 2x.. Pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB... Info lengkap klik / ketuk tulisan ini

Tukang Cukur dan Konsumen nya

Suatu hari ada seorang pencukur yang akan mencukur konsumen nya. Seperti biasa, sebelum mengerjakan nya, pencukur itu berkata kepada konsumen nya, mau dipotong model apa. Singkat cerita, akhirnya suatu keputusan didapat dan mulai lah si pencukur itu untuk bekerja.
Ditengah – tengah pekerjaannya, datang lah seorang pengemis yang meminta belas kasihan nya dari mereka, tak lama kemudian seorang pengamen cilik pun datang. Dan akhirnya terjadilah dialog antara si pencukur itu dan konsumen nya.

Si tukang cukur,”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen. 
“Begini, coba kamu perhatikan di depan sana, di jalanan, dan orang – orang tadi untuk kamu sadari bahwa TUHAN itu tidak ada”. “Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah anak-anak terlantar? Adakah yang hidupnya susah?” . “Jika TUHAN ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan”. “Saya tidak dapat membayangkan TUHAN Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi”. 
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon apa yang dikatakan si tukang cukur tadi, karena dia tidak ingin terlibat adu pendapat. Singkat cerita si tukang cukur pun menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah konsumen itu meninggalkan ruangan, dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar, kotor dan brewok, tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat. Melihat itu, Si konsumen balik ke tempat tukang cukur tadi dan berkata kepada tukang cukur tadi:
“Kamu tahu, sebenarnya di dunia ini TIDAK ADA TUKANG CUKUR..!
” Si tukang cukur tidak terima, dan dia bertanya : ”Kamu kok bisa bilang begitu?”. “Saya tukang cukur dan saya ada di sini. Dan barusan saya mencukur Mu !” 
“Tidak !” elak si konsumen. “Tukang cukur itu TIDAK ADA ! Sebab jika tukang cukur itu ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana“, si konsumen menambahkan. 
“Ah tidak, tapi tukang cukur itu tetap ada !”, sanggah si tukang cukur. “Apa yang kamu lihat itu adalah SALAH MEREKA SENDIRI, kenapa mereka tidak datang kepada saya untuk mencukur dan merapikan rambutnya itu ?”, jawab si tukang cukur membela diri.
“COCOK, SAYA SETUJU..!” kata si konsumen. “Itulah point utamanya !. Sama dengan TUHAN. 
“Maksud kamu bagaimana ?”, tanya si tukang cukur tidak mengerti.
Sebenarnya TUHAN ITU ADA ! Tapi apa yang terjadi sekarang ini.? orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU mencari-NYA. Atau mereka Mencari Nya, tetapi hanya dihabiskan untuk hawa nafsu nya sendiri, dan tidak berkenan di mata Nya.
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.” Si tukang cukur terbengong !!!!

Semoga Renungan ini bisa membuat kita menyadari bahwa Tuhan itu menyayangi dan mengasihi kita, mungkin banyak masalah yang kita hadapi ini adalah ketidak mengertian kita bahwa kita sedang berada bukan di jalur yang Tuhan kehendaki dan kita telah menyimpang jauh dari hadapan Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *